• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Puskesmas di Kabupaten Bangka Alami Keterbatasan Masker

Sabtu, 21 Maret 2020 | 19:57 WIB
Anggota DPRD Bangka dr. Zahri (bertopi) dan Marianto mencuci tangan saat mengunjungi salah satu puskesmas. Foto : ist
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Terbatasnya masker dan sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) lainnya juga dirasakan tenaga medis di sejumlah puskesmas di Kabupaten Bangka. Hal ini diketahui usai inspeksi mendadak yang dilakukan Fraksi PKS-PAN-Hanura DPRD Kabupaten Bangka.

 

Ketua Fraksi PKS-PAN-Hanura Kabupaten Bangka Marianto menjelaskan, pihaknya mengunjungi beberapa puskesmas. Seperti Puskesmas Penagan, Petaling, Bakam, Belinyu, Riau Silip hingga RSUD Syafri Rahman Puding Besar dan RSUD Eko Maulana Ali.

"Disimpulkan setelah kita mengunjungi sejumlah puskesmas, rata-rata petugas mengatakan jika mengalami keterbatasan masker, hand sanitizer dan alat pelindung diri," kata Marianto, Sabtu (21/3). Selain itu, disampaikan tenaga medis juga jika ada keterbatasan stok obat. Ini terjadi di Puskesmas Penagan. Masih menurut Marianto, hal ini perlu dilakukan antisipasi guna menghadapi penyebarluasan virus corona atau covid 19. "Tak juga kalah penting adalah bagaimana pemda melindungi petugas di ruang rawat isolasi, baik pra covid maupun pasca covid 19," pintanya.

Ditambahkan anggota fraksi dr. Zahril, pihaknya memberikan apresiasi kepada semua tenaga kesehatan yang terlibat menangani maupun mengantisipasi merebaknya virus corona. "Kita semua terus berjuang berbuat yang terbaik yang bisa kita lakukan dalam kondisi apapun," kata dia.

Menurut dia, disaat orang lain diharap untuk berada di rumah. Justru, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan untuk bersiap menghadapi segala kondisi. "Inilah saat terbaik bagi kita untuk menunjukkan kepada Allah bahwa kita siap menerima takdir terbaik dengan cara memberikan pelayanan terbaik kepada siapapun," ujarnya.

Menanggapi itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mengakui jika masker saat ini menjadi barang yang langka. Tidak hanya di Kabupaten Bangka saja melainkan menjadi masalah nasional. "Iya memang masker langka dan ini masalah nasional," kata Kadinkes Bangka dr. Then Suyanti.

Then mengatakan, harusnya pusat dapat mencetak masker dalam jumlah yang banyak. Sehingga bisa didistribusikan kepada masyarakat. Then mengakui, pihaknya memiliki stok masker tetapi hanya untuk didistribusikan ke tenaga kesehatan. Baik yang ada di rumah sakit hingga puskesmas. "Mereka itu garda terdepan. Tapi stok kita tidak banyak dan itu hanya untuk tenaga kesehatan," ujarnya.

Pihaknya sendiri sambung Then sudah mengusulkan pembelian masker di e-katalog namun selalu ditolak. Untuk itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan apakah bisa membeli diluar e-katalog. "Puskesmas tetap harus di drop dari dinas untuk masker," ucapnya. Then sendiri mengimbau, bagi masyarakat Kabupaten Bangka untuk tetap berada di rumah masing-masing. Sehingga, rentan untuk terpapar penyakit bisa diminimalisir.

Loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com