• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Warga Kenanga Nilai PT BAA Langgar Instruksi Bupati

Kamis, 19 Maret 2020 | 21:09 WIB
Antrean masuk petani ubi casesa di PT BAA Kenanga. Foto : Hairul/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Pabrik tapioka PT Bangka Asindo Agri (BAA) Kenanga Bangka dinilai tidak mengindahkan instruksi bupati Bangka. Pasalnya, sampai saat ini masih saja melakukan aktivitas. "Sebenarnya jelas instruksi bupati bangka beberapa hari lalu. Bahwa PT BAA diminta untuk menghentikan operasi pabrik sementara waktu," kata Ketua RT 07 Kenanga Heti dalam pers rilis yang diterima redaksi klikbabel.com, Kamis (19/3).

 

Klik Juga : Petani Ubi Casesa Bangka Merugi Hingga Rp15 Juta

Selain itu sambung Heti, PT BAA juga sudah melanggar perjanjian pertemuan yang disepakati di balai adat 8 Desember 2019. Padahal kata dia, perjanjian itu sudah ditandatangani pemilik perusahaan. "Kami berharap bupati bersikap tegas atas pelanggaran yg sudah dilakukan PT BAA," pintanya. Warga Kenanga sambung dia, tetap menolak karena berpegang pada instruksi bupati agar PT BAA berhenti beroperasi tanpa ada pengecualian.

Sementara, Humas PT BAA Sulaiman mengaku, sampai saat ini instruksi tertulis dari Pemkab Bangka terkait penghentian operasi belum diterima pihaknya. "Kami akan segera melayangkan surat ke Pemkab Bangka agar ada kebijakan supaya pabrik dapat melakukan produksi minimal untuk sicding bakteri. Kita bisa lihat bersama-sama hari ini, ada puluhan petani yang ingin menjual ubinya. Tapi kami tidak bisa berbuat apa, sebenarnya saya kasihan sama mereka. Tapi diluar kuasa saya. Kami mengharapkan pemerintah dapat bijak dengan melihat kondisi ini," ujarnya.

Ia juga berharap jika dari pihak DPRD dapat memberikan solusi. Di satu sisi pihaknya harus mematuhi imbauan Bupati Bangka dan satu sisi lainnya tidak bisa mengabaikan kepentingan petani. "Intinya kami tidak akan berhenti untuk berinovasi dan memperbaiki diri supaya kami dapat melakukan full capacity supaya petani tidak perlu lagi nginap disini. Dan poin-poin apa saja yang disarankan oleh tim independen dan yang belum dilakukan akan secepatnya kami lakukan. Dan kami butuh dukungan dari pemerintah dalam bentuk kepastian hukum yang jelas," tutupnya.

 

Loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com