• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Massa Kontra KIP Berencana Nginap di Polres Bangka

Kamis, 19 Maret 2020 | 20:46 WIB
Warga kontra KIP menunggu di Polres Bangka. Foto : ist
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Ratusan massa kontra Kapal Isap Produksi (KIP) Pantai Matras, sejak Kamis (18/3/2020) sore sampai saat ini masih menduduki halaman Mapolres Bangka. Kedatangan gabungan massa dari Desa Tuing, Air Hantu hingga Matras ini untuk mengawal 8 orang warga kontra yang kembali memenuhi panggilan penyidik Polres Bangka.

Klik Juga : Pekasem Teritip Jadi Inovasi Pelayanan Terbaru Disdukcapil Basel

Salah satu massa Kholid menjelaskan, ia bersama lainnya mengawal kedelapan rekannya hingga proses hukum dihentikan. Tuntutan penghentian kasus kedelapan warga kontra ini dinilai janggal lantaran tidak melakukan aksi pengeroyokan seperti yang ditudingkan salah satu pelapor.

"Tuntutan kami masih meminta kasus ini dihentikan karena kami menilai ada kejanggalan dalam kasus ini. Massa memang ramai hari itu, tapi tidak ada yang melakukan kontak fisik. Kami akan menunggu hingga rekan kami selesai diperiksa. Kalau perlu menginap, kami menginap disini. Dan kami pun meminta keadilan disini," ujar Kholid kepada wartawan tadi malam.

Menurut Kholid, hari ini pun pihak massa kontra berniat melaporkan balik tindakan Ali yang mengacungkan parang dari atas pompong ke warga kontra yang saat itu mengepung KIP.

Sumin, kuasa hukum warga kontra menambahkan, hari ini ia mendampingi kedelapan kliennya atas panggila penyidik. Ia mengatakan pihaknya pun akan melaporkan Ali dengan yang diduga melakukan pengacungan parang terhadap warga kontra.

 "Tadinya kami akan melaporkan UU darurat, minerba dan lingkungan hidupnya. Tapi untuk minerba dan LH ditolak. Jadi kami laporkan UU daruratnya. Untuk LH dan minerba selanjutnya akan kami laporkan ke Gakkum Lingkungan Hidup,"jelas Sumin.

Loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com