• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Telapak Tangan Kaku dan Memutih saat Kedinginan? Bisa Jadi Penyakit Raynaud

Sabtu, 15 Februari 2020 | 08:46 WIB
Ilustrasi telapak tangan. [Shutterstock]
Loading...

Klikbabel.com - Saat musim dingin dan hujan, biasanya tangan kita menjadi kaku hingga memutih karena kedinginan. Apalagi jika Anda tidak memakai sarung tangan saat dingin.

Sebenarnya telapak tangan memutih hingga kaku adalah reaksi normal tubuh saat suhu dingin. Karena, telapak tangan akan kembali normal setelah suhu kembali naik atau hangat.

Klik Juga: Kura-kura Raksasa Seukuran Mobil Ditemukan, Hidup Jutaan Tahun Silam

Namun, bagi sebagian orang gejala-gejala itu dapat menjadi tanda kondisi yang lebih serius, seperti penyakit Raynaud. Penyakit Raynaud bisa membahayakan kesehatan mereka.

Apa itu penyakit Raynaud?

Penyakit Raynaud terjadi ketika arteri yang memasok darah ke kulit menyempit karena suhu dingin atau tekanan emosional.

Kondisi ini bisa menyebabkan tangan, jari kaki dan bagian tubuh lainnya menjadi putih atau membiru serta mati rasa. Tangan, jari dan bagian tubuh lain akan kembali memerah ketika aliran darah normal lagi.

Tapi, proses kembalinya juga bisa disertai rasa sakit. Gejalanya bisa berlangsung beberapa detik atau beberapa menit. Tetapi, gejalanya juga bisa bertahan hingga beberapa jam pada kasus yang parah.


Penyebab penyakit Raynaud

Ada 2 jenis penyakit Raynaud yang bisa membahayakan kesehatan, antara lain primer (penyakit Raynaud) dan sekunder (sindrom Raynaud).

Sejauh ini, penyebab dari penyakit Raynaud belum diketahui pastinya. Tetapi, kondisi ini mungkin dipengaruhi oleh pembuluh darah dekat kulit yang melemah saat kedinginan.

Ketika seseorang memiliki penyakit Raynaud, pembuluh darah mereka akan menyusut lebih banyak dan lebih cepat dari orang lain.

Namun, kondisi ini lebih ringan dan lebih umum daripada sindrom Raynaud lainnya. Selain itu, kondisi ini seringkali tidak memerlukan perawatan apapun.

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : permatasari
Sumber : Suara.com