• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Data Penduduk Sering Jadi Sengketa

Sabtu, 15 Februari 2020 | 14:27 WIB
Bupati Bangka Mulkan menandatangani pencatatan penduduk 2020. Foto : Hairul/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka memulai secara resmi pencatatan penduduk 2020, Sabtu (15/2). Jika sebelumnya dilakukan secara manual, kali ini sensus penduduk dilakukan secara online.

Bupati Bangka Mulkan menyebutkan, dirinya menyambut baik sensus dilakukan secara online.

"Data kependudukan menjadi problem dan sengketa jika ada pesta besar. Baik kabupaten sampai nasional. Carut marut luar biasa," kata Mulkan.

Bahkan kata Mulkan, materi pertama yang digugat biasanya adalah soal data. Untuk itu, Mulkan mengajak agar segera melakukan pencatatan. Hal ini karena menjadi tugas bersama. Tidak hanya tugas BPS. Ini tugas kita bersama agar tidak ada sengketa kedepan," ucapnya.

Sementara, Kepala BPS Bangka Savitri Dewi mengatakan, keberhasilan sensus penduduk 2020 dimulai dari partisipasi masyarakat. Untuk itu, ia mengajak semua masyarakat untuk dapat melakukan pengisian sensus penduduk.

"Ini pertama kita mulai secara online. Sensus penduduk 2020 bisa dilakukan kapan saja, dimanapun dan dalam waktu apapun," kata Dewi.

Sensus sambung dia berdasar dengan Undang-undang 16 tahun 1997 tentang statistik dan rekomendasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa setiap negara harus melakukan sensus penduduk minimal 10 tahun sekali.

"Tahun ini ada 54 negara yang melakukan sensus penduduk secara serentak. Sensus kita dilakukan diseluruh wilayah negara," tambahnya.

Dewi mengingatkan, bagi siapa saja jangan sampai tidak ikut sensus penduduk. Karena keberhasilan sensus adalah partisipasi masyarakat.



 

Loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com