• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Baru Satu Lembaga Survei yang Miliki Izin dari Kesbangpol Basel

Rabu, 12 Februari 2020 | 15:47 WIB
Kepala Kesbangpol Basel Doni. Foto : Devi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Sejumlah lembaga survei mulai meramaikan suasana politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di sejumlah daerah yang menyelenggarakan Pilkada.

Tidak terkecuali di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Mulai dari lembaga survei yang legal memiliki izin penelitian atau survey yanng dikeluarkan oleh pemerintah.

Hingga lembaga survei atau tidak memiliki izin lokus (survey ) terus melakukan survei ke masyarakat untuk mengetahui elektabilitas balon dan memprediksi siapa yang akan memenangkan Pilkada.

Kepada wartawan, Rabu (12/2), Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Basel Doni mengatakan, hingga saat ini hanya satu yang memiliki izin penelitian survey.

"Jadi baru satu yang dikeluarkan izin survei oleh Pemkab Basel yakni Charta Politika. Itu pun hanya survei tentang preferensi politik masyarakat menuju Pilkada tahun 2020," ujarnya.

Sedangkan untuk survei yang merujuk ke figur Balon Pilkada, belum ada yang mengajukan izin penelitian atau survei. Bahkan belum ada yang mendaftar ke Kesbangpol Basel.

"Lembaga survei yang belum memiliki izin di Kesbangpol apalagi yang tidak berbadan hukum, keabsahan data yang dihasilkan patut dipertanyakan," sambung dia.

Doni mengatakan, pemda khususnya kesbangpol tidak bertanggungjawab atas data yang muncul di masyarakat jika lembaga survei tersebut tidak memiliki izin dari pemerintah.

"Kepada lembaga survei diharapkan untuk mendaftar ke Kesbangpol. Syarat mudah, berbadan hukum. Sesuai dengan Permendagri Nomor 7 tahun 2014 tentang Pedoman Penerbitan Rekomendasi Penelitian," ujarnya.

Untuk itu, diimbau masyarakat jangan asal-asalan dan waspada memberikan data kepada lembaga survei yang tidak memiliki izin dari pemda. Atau yang tidak berbadan hukum karena ditakutkan data itu disalahgunakan.

Loading...
loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com