• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Aktivitas Tambang Semakin Meresahkan, Molen : Jika Perlu Kita Kurung

Rabu, 12 Februari 2020 | 19:59 WIB
Wali Kota Pangkalpinang, Molen saat diwawancara wartawan (Cepi/Klikbabel.com)
Loading...
Klikbabel.com, Pangkalpinang - Setelah kawasan Lokalisasi mendapat perhatian serius, sekarang giliran aktivitas Tambang Timah ilegal juga mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
  
Walikota Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menegaskan, pihaknya akan membereskan tambang ilegal serta melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas tambang ilegal yang ada di Daerah Aliran Sungai (DAS) sungai Kampung Opas serta Teluk Bayur. 
 
"Untuk tambang timah kita sudah koordinasikan dengan Kapolres, Dandin dan Kejaksaan. Kita akan ambil tindakan tegas terhadap mereka yang jelas-jelas sudah melanggar hukum,” ucap Molen,  Rabu (12/2/2020).
 
Molen juga menjelaskan, bahwa sudah ada Peraturan Daerah (Perda) Kota Pangkalpinang nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat yang sudah jelas mengatur larangan aktivitas tambang di wilayah Kota Pangkalpinang. 
 
"Setelah penutupan lokalisasi Teluk Bayur, Parit Enam dan Pasir Padi kami akan tertibkan juga tambang-tambang ilegal dengan memberi sanksi yang tegas, jika perlu kita kurung,” tagasnya.
 
Sebelum melakukan tindakan tegas, pihaknya akan melakukan pembinaan dan sosialisasi terlebih dahulu, agar tidak menimbulkan konflik antar masyarakat. 
 
"Kami akan melakukan pembinaan dan sosialisasi terlebih dahulu, kalau sudah tidak mempan lagi, baru akan kita lakukan penindakan tegas terhadap aktivitas tambang yang akhir akhir ini semakin meresahkan warga," pungkasnya. (Cepi)
Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : Septi Artiana
Sumber : klikbabel.com