• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Bupati Bangka Sampaikan Persoalan Pendangkalan Muara Air Kantung ke Menteri Eddy

Sabtu, 08 Februari 2020 | 19:24 WIB
Bupati Bangka Mulkan saat bertemu dengan Menteri Eddy Prabowo. Foto : ist
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Bupati Bangka Mulkan melakukan kunjungan kerja dan audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Eddy Prabowo di Gedung Mina Bahari IV Lantai 16 KKP-RI di Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Kegiatan ini didampingi Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Direktur Jenderal Peningkatan daya Saing Produk Perikanan, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, dan Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI.

Sementara Mulkan didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, Ahmad Sapran dan jajarannya serta Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, Pan Budi Marwoto.

Dalam pertemuan tersebut, Mulkan sempat menyampaikan beberapa persoalan yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah pusat.

Yaitu penyelesaian RZWP3K, pendangkalan alur muara di PPN Sungailiat, abrasi di Pantai Pesaren Kecamatan Belinyu hingga pengadaan kapal penangkap ikan 3 GT beserta alat tangkap.

"Juga pengadaan sarana produksi perikanan budidaya berupa pengadaan excavator, bioflock, calon induk serta benih dan lainnya," jelas Mulkan dalam rilis yang disampaikan, Sabtu (08/02/2020).

Disisi lain, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, Ahmad Sapran menyatakan bahwa produksi perikanan tangkap Kabupaten Bangka Tahun 2018 tercatat sebesar 26.017,09 ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 794,93 miliar kemudian pada tahun 2019 tercatat sebesar 26.346,51 ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 832,2 miliar,

Disampaikannya bahwa produksi perikanan budidaya di Kabupaten Bangka Tahun 2018 tercatat sebanyak 1.170,60 ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 79,43 milyar yang terdiri dari produksi perikanan budidaya air tawar sebanyak 197,70 ton dengan nilai sebesar Rp. 4,03 milyar dan produksi perikanan budidaya air payau (vaname) sebanyak 972,84 ton dengan nilai sebesar Rp.75,40 milyar.

"Pada tahun 2019 produksi perikanan budidaya tercatat sebesar 2.123,49 ton dengan nilai produksi senilai Rp. 124,58 milyar. Dari total produksi perikanan budidaya tersebut, yang berasal dari budidaya udang vaname sebesar 1.923,21 ton dengan nilai Rp. 120,47 milyar, sedangkan produksi perikanan budidaya air tawar sebesar 200,28 ton dengan nilai Rp. 4,08 milyar," jelas  Sapran.


 

Loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com