• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Susul Gibran dan Bobby, Ipar Jokowi Ikut Maju ke Pilkada Lewat Nasdem

Senin, 13 Januari 2020 | 15:59 WIB
Ipar Presiden Joko Widodo, Wahyu Purwanto (tengah) dan Kepala Disdikpora Gunung Kidul Bahron Rosyid (kiri). (Antara) net/suara.com
Loading...

Klikbabel.com, Yogyakarta - Ipar Presiden Joko Widodo, Wahyu Purwanto disebut-sebut bakal meramaikan bursa calon bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah 2020 di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui Partai Nasdem.

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem DIY Suharno di Gunung Kidul, Senin (13/1/2020), mengatakan hingga saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan dari DPP NasDem terkait surat rekomendasi siapa yang akan maju sebagai calon bupati dari NasDem.

Wahyu Purwanto kemungkinan akan maju bersama Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunung Kidul Bahron Rasyid sebagai bakal calon wakil bupati.

"Kami berharap Wahyu Purwanto bisa mendapatkan rekomendasi dari DPP Nasdem," katanya.

Diketahui, keluarga Presiden Jokowi lain lebih dulu mendaftar maju ke Pilkada 2020. Mereka di antara lain adalah Gibran Rakabuming Raka (anak), Bobby Afif Nasution (menantu) dan Doly Sinomba Siregar (ipar Jokowi).

Selama ini, Wahyu Purwanto sudah berkomitmen untuk membangun Gunung Kidul sejak dirinya menjadi rektor Universitas Gunung Kidul. Selain itu, Wahyu sudah melakukan pendampingan terhadap petani, dan warga lainnya.

"Kalau bisa menang (pilkada) koordinasi dengan pusat kan lebih mudah, tetapi faktor keluarga presiden itu hanya satu faktor saja. Faktor lainnya komitmen Wahyu Purwanto membangun Gunung Kidul sudah sejak lama,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Wahyu Purwanto enggan mengomentari ketika ditanya mengenai potongan kutipan twitter dari Farid Gaban tentang foto dirinya yang disandingkan dengan Gibran , Doli, dan Bobby Nasution.

Ketua DPD Nasdem Gunung Kidul Suparjo mengatakan nama Wahyu Purwanto dan Bahron Rasyid sudah disetorkan ke DPP NasDem. Saat ini sedang menunggu surat dari pusat.

"Informasinya, surat rekomendasi turun sekitar Februari atau Maret nanti. Keputusan tergantung pusat,” kata Suparjo.

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : permatasari
Sumber : suara.com