• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Pajak Dana BOS Basel Temuan BPKP Tersisa Rp40 Juta Belum Dilunasi

Jumat, 20 September 2019 | 13:05 WIB
Kepala ITDA Basel Pinondang Dominggus Marpaung. Foto : Devi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Plt Kepala Inspektorat Daerah (ITDA) Bangka Selatan (Basel) P.D Marpaung mengatakan, pajak dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menjadi temuan BPKP masih tersisa sebesar Rp 40 juta hingga saat ini belum juga dilunasi.

"Juga tujuh sekolah yang belum menyerahkan bukti setor pajaknya. Yaitu SDN 4 Pulaubesar, SDN 1, SDN 2 dan SDN 4 Simpangrimba. Serta SDN 3 Tukaksadai, SDN 4 Leparpongok dan SDN 2 Kepulauan Pongok," ujarnya, Jumat (20/9).

Untuk SMPN yang terkait dengan pajak, seluruhnya telah selesai ditindaklanjuti. Selain 7 SDN, kata dia, ITDA Basel juga sedang melakukan verifikasi ulang kesesuaian jumlah maupun jenis pajak yang telah dibayarkan oleh 25 SDN.

"Karena terdapat perbedaan perhitungan pembayaran yang telah dilakukan para kepsek atau bendahara sekolah atas 4 jenis Pajak. Yaitu PPh 21, PPh 22, PPh 23 dan PPN. Disini kita telah berkoordinasi dengan Kepala Disdikbud Basel," ujarnya.

Koordinasi itu dilakukan guna percepatan penyelesaiannya melalui sidang Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (MP-TPTGR). Bilamana Kepala Disdikbud Basel merasa sangat membutuhkannya.

"Sesuai arahan Serda selaku ketua, proses penyelesaian melalui sidang sangat dimungkinkan. Mengingat fungsi selain TGR untuk PNS non bendahara, juga kepada TP khusus PNS bendahara. Namun, sebelum sampai ke sana, Sekda juga menyampaikan agar Kadisdikbud dapat segera mengambil langkah," katanya.

Langkah tersebut ialah proses percepatan penyelesaian. Di sisi lain, guna keseragaman pemahaman terkait pemotongan pajak atas Dana BOS, Inspektorat juga telah menyampaikan rekomendasi manajerial agar Kadisdikbud dapat segera menjadwalkan Bimtek.

"Untuk para kepasek dan bendahara pengelola dana BOS. Guna pencerahan dan keseragaman pemahaman tata cara perpajakan, mengingat peran bendahara sebagai wajib pungut dan juga selaku wajib setor pajak. Agar kesalahan sepele terkait tata cara pemotongan pajak seperti ini tidak terulang lagi dimasa mendatang," harapnya.

Loading...
loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : suara.com