• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Tak Memenuhi Kuorum, Pengesahan Tiga Raperda Batal

Selasa, 25 Juni 2019 | 14:14 WIB
Kondisi ruang rapat Paripurna (Ira/ Klikbabel.com)
Loading...
Klikbabel.com, Muntok - Rapat Paripurna dengan agenda pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tahun 2019 hari ini Selasa (25/06/2019) terpaksa ditunda. Padahal rapat kali ini akan mengesahkan Raperda tentang izin mendirikan bangunan, kebudayaan dan zakat. Rapat yang seharusnya dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB, sempat molor selama 1 jam.
 
Penyebab ditundanya rapat paripurna ini adalah banyak anggota DPRD Kabupaten Babar yang tidak hadir atau tidak kuorum. 
Dari 24 anggota DPRD, hanya 14 orang yang hadir, sedangkan 10 anggota lainnya diantaranya H Badri Syamsu, Ismail, H Syahbandar, H M Kasim, Marudur Saragih, Rusdian, Sayuti Arsyad, Safri Aripin, Dafitri, dan Adi Sucipto Atmo berhalangan hadir dengan alasan izin dan sakit.
 
Ketua DPRD Bangka Barat, Drs. Samsir didampingi Bupati Bangka Barat, Markus S.H sempat menanyakan ke beberapa orang anggota DPRD yang hadir untuk meminta pendapat apakah rapat Paripurna ini harus ditunda atau diskors. Namun, beberapa anggota DPRD tersebut meminta rapat untuk diskors.
 
"Sesuai dengan tata tertib kita bahwa kalau dalam rapat pengambilan keputusan seperti saat ini tidak kuorum, maka kita harus menskor sampai waktu yang ditetapkan. Kita minta Sekwan untuk bisa memastikan kepada rekan - rekan yang tidak bisa hadir, undangan gak mungkin tahan menunggu yang tidak jelas," kata Nendar Firdaus, Anggota DPRD dari Fraksi Partai Nasdem.
 
Sementara itu, Naim, anggota DPRD dari Fraksi PDIP juga meminta rapat untuk diskor dan apabila anggota dewan yang tida kuorum belum datang juga maka rapat ini harus dijadwal ulang.
 
"Fraksi PDIP empat orang, Pak Kasim benar - benar sakit, Pak Marudur nggak jelas,  Pak Badri terakhir ketemu memang sakit. Saya tidak bisa memutuskan karena saya anggota. Diskor nggak masalah tapi harus ada batas waktunya, kalau nggak hadir juga dijadwal ulang," ujar Naim.
 
Setelah meminta pendapat dari anggota DPRD yang hadir, Ketua DPRD akhirnya menskor rapat selama 15 menit. Saat rapat dibuka kembali, Ketua DPRD akhirnya harus menutup rapat karena anggota DPRD tidak juga hadir.
 
"Kita sudah menjalankan sesuai aturan dan mekanisme dan Tatib yang mengacu kepada PP Nomor 18, UU Nomor 23 juga, jadi tadi kita skor rapat dan telah diberi batas waktu juga, ternyata sampai jam 12 kurang seperempat juga belum ada kepastian maka rapat kita tutup," ungkap Samsir.
 
Samsir menambahkan pihaknya juga akan melakukan Badan Musyawarah (Banmus) untuk menjadwal ulang rapat Paripurna ini.
 
"Setelah ini ba'da dzuhur kita akan Banmus untuk membuat jadwal, mudah - mudahan awal Juli kita akan melaksanakan itu," pungkasnya.
Loading...
loading...


Penulis  : Ira
Editor    : Septi Artiana
Sumber : klikbabel.com