• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Didit ; Kalau Tidak Ditindak Bisa Jadi Masalah Bersama

Senin, 20 Mei 2019 | 21:35 WIB
Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya.
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengungkapkan aktivitas pertambangan yang merambah hutan lindung, jelas melanggar aturan hukum yang berlaku. Apabila masalah tersebut tidak ditindak, maka akan menjadi masalah bersama. "Kemarin Pak Kapolda sudah tegas, bertemu dengan masyarakat, beliau mengatakan tidak ada alasan bagi siapapun yang melakukan aktifitas pertambangan di hutan lindung," ungkap Didit menanggapi aduan masyarakat Lubuk Besar, Bangka Tengah.

Didit juga menyampaikan, pihaknya juga mengundang pihak kepolisian dan Pol PP serta dinas kehutanan. "Apakah memang diizinkan atau tidak, jika tidak maka Kepolisian dan Pol PP harus bertindak," tegasnya.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Babel, H. Marwan mengatakan pihaknya sudah menurunkan Polisi Hutan yang dibantu langsung oleh Polisi Militer, namun mendapat penghadangan dari para penambang. "Mereka meminta jangan hanya di Kuru-kuru saja yang dihentikan, tapi di tiga tempat lainnya. Mereka melakukan operasional penambangan ini karena ada yang membackup," ujarnya.

Dia menjelaskan, sudah ada pertemuan dengan beberapa pihak terkait dan Dir Op menyatakan hasilnya setelah tanggal 22 Mei nanti akan dibentuk tim bersama yang akan turun ke lapangan mengevaluasi aktivitas pertambangan di hutan lindung. "Kami bersyukur didukung oleh masyarakat desa menyelamatkan hutan lindung, karena jika masyarakat sudah turun, aparat mau tidak mau harus bertindak," tandasnya.

Sebelumnya, perwakilan masyarakat Lubuk Besar, Samsuri menambahkan, bahwa hak mereka seperti direbut karena tidak bisa mengolah hutan akibat aktivitas penambangan. Sampai saat ini masyarakat masih menahan diri untuk tidak melakukan tindakan anarkis. "Kami berharap pihak yang berwenang dapat segera menyelesaikan konflik ini. Jangan sampai masyarakat gerah, lalu melakukan aksi anarkis," ingat Samsuri.

 

 

Loading...
loading...


Penulis  : Caturangga
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com