• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Panitia Porprov Disarankan Gunakan Homestay

Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:53 WIB
Wakil Ketua DPRD Bateng Apri Panzupi. Foto : Faisal/klikbabel.com

Klikbabel.com, Koba - Panita Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) diminta untuk mencari solusi daripada melakukan pengadaan 2.000 kasur bagi atlet yang berlaga di Porprov V Bangka Belitung. Wakil Ketua DPRD Bateng Apri Panzupi menjelaskan, dari pada membeli 2000 kasur, lebih baik menjadikan rumah warga sebagai home stay. "Kami menyarankan Panitia Porprov mencari solusi terkait kebijakan menginapkan atlet ke sekolah-sekolah, kami lebih menyarankan kepada panitia Porprov untuk bisa melibatkan masyarakat sekitar venue, agar menjadi home stay. Nanti panitia besar yang bayar ke masyarakat, selain itu membuat kondisi atlet lebih siap dan lebih prima," jelas Apri Panzupi kepada wartawan, Rabu (17/10/2018).

Klik Juga : Heboh LC Cantik Rini Puspitawati Koma Usai Kecelakaan di Magetan

Menurutnya dengan cara tersebut, akan banyak masyarakat menerima manfaat ketimbang harus membeli kasur dan memakai sekolah yang tentunya mengganggu jam sekolah siswa. "Kalau pembelian 2000 kasur akan dikemanakan setelah event ini selesai? apakah di Bateng ada event lain setelah ini? apa bisa digunakan kasur itu? apakah produktif kembali, akhirnya pasti akan mubazir kasur yang telah dibeli tersebut, tidak terpakai," tanyanya.

Dia menambahkan, pihaknya memberikan saran dan masukan agar panitia besar lebih mengoptimalkan apa yang lebih bermanfaat kepada masyarakat luas. "Kita mengkritik dan juga memberikan solusinya, mana yang lebih bermanfaat dengan adanya home stay di rumah-rumah warga ya tentunya akan membuat warga lebih dihargai dan menambah perekonomian serta pendapatan warga, ketimbang harus tidur di sekolah yang mengganggu jam sekolah siswa," lanjutnya

Menurutnya, tidur di sekolah merupakan kebiasaan lama yang sering dilakukan panitia Porprov dalam melaksanakan kegiatan tiap tahunya, sehingga seharusnya perlu dilakukan perubahan agar lebih banyak manfaatnya. "Ini sudah ada sejak zaman-zaman dahulu, seharusnya harus bisa berubah, dan perlu ada ide ide segar saat ini," tandasnya.

loading...


Penulis  : Faisal
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com