• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Disdikbud Kota Pangkalpinang Gelar Diklat SaguSabu

Senin, 27 Agustus 2018 | 15:25 WIB
Suasana diklat menulis SaguSabu yang diselenggarakan Pemkot Pangkalpinang. (Foto : Aditya/klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Dalam mewujudkan seluruh guru agar dapat berkarya membuat sebuah buku, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menggelar silat SaguSabu (Satu Guru Satu Buku) untuk guru-guru di Kota Pangkalpinang. 

Kepala Disdikbud Kota Pangkalpinang, Etty Fahriaty mengatakan, sebenarnya pelatihan ini sudah dimulai sejak tahun 2016 yang lalu dan kegiatan ini dianjurkan kepada semua guru yang ada di Indonesia khususnya Kota Pangkalpinang agar dapat berkarya menulis satu buku untuk satu guru.

"Kota Pangkalpinang baru hari ini mendapatkan kesempatan untuk memberikan pelatihan bagi para guru, agar dapat berkarya menulis satu buku karena Tim Mediaguru yang menjadi owner Diklat SaguSabu ini waktu dan jadwal kegiatannya sudah penuh sehingga kita baru dapat di tanggal 27-28 Agustus 2018 ini," ucapnya saat membuka Diklat SaguSabu bertempat di gedung OR Pemkot Pangkalpinang, Senin (27/8/2018).

Lanjutnya, pihaknya mengharapkan setelah mengikuti pelatihan SaguSabu ini, guru-guru di Kota Pangkalpinang khususnya dan Babel pada umumnya, akan mampu mengeluarkan karya-karya dengan pengalaman mereka sehari-hari sebagai guru, sehingga nantinya akan menjadi catatan khusus bahwa guru-guru di Kota Pangkalpinang mampu berkarya tidak hanya hebat dalam mengajar akan tetapi juga pandai dalam menulis buku.

"Untuk pesertanya kita membuka peluang untuk umum, untuk guru dan kepala sekolah mulai dari TK, SD dan SMP ada sekitar 130 orang, tapi mendengar kita mau melakukan pelatihan ini dari kabupaten lain banyak yang berminat sehingga ada perwakilan dari setiap kabupaten mengikuti pelatihan SaguSabu ini," jelasnya.

Selain untuk berkarya lanjutnya, manfaat dalam menulis buku ini sangat banyak yang paling utama adalah sebagai bagian untuk kenaikan pangkat bagi guru. Untuk kenaikan pangkat ini guru-guru harus membuat satu artikel atau menulis buku, selama ini untuk di Kota Pangkalpinang sangat susah untuk naik kejenjang yang lebih tinggi karena belum berkarya, dimulai dari pangkat IIIB ke IIIC harus ada satu karya.

"Dengan adanya kegiatan ini juga kita harapkan akan banyak guru-guru yang akan naik pangkat kejenjang yang lebih tinggi. Ini juga sebagai ajang pengembangan diri bagi guru-guru, setiap guru memiliki dana sertifikasi dan himbauan dari kementerian sebagian dari dana tersebut dapat digunakan untuk pengembangan diri," harapnya.

Loading...
loading...


Penulis  : Aditya
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com