• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Jangan Pilih Pemimpin yang Bagi-bagi Uang

Selasa, 26 Juni 2018 | 11:36 WIB
Ilustrasi. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengimbau kepada para peserta Pilkada serta simpatisannya agar tidak melakukan politik transaksional atau memberikan uang kepada masyarakat. Terlebih, saat masa tenang yang sedang berlangsung saat ini.

Klik Juga : Lebih Baik Beli Susu Anak Daripada Nonton MXGP

"‎Para kontestan atau calon jangan mengajak masyarakat masuk dalam pusaran arus transaksional dengan menawawarkan kebendaan ataupun uang," kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang saat dikonfirmasi, Selasa (26/6/2018). Menurut Saut, masa tenang merupakan sisa waktu yang diberikan agar pasangan calon Pilkada dapat merefleksasikan diri tentang apa yang telah dijanjikan pada saat kampanye.‎ 

Sehingga, nantinya pemenang kontestasi Pilkada dapat langsung menyusun program kerjanya setelah gelaran pencoblosan selesai. Sedangkan bagi masyarakat yang mempunyai hak pilih, ‎kata Saut, masa tenang harusnya dijadikan bahan untuk kembali mempelajari tentang karakter, rekam jejak, serta janji-janji terkait para calon pemimpinnya. Hal itu diimbau KPK agar Pilkada dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

‎"Jangan pilih pemimpin yang tidak punya karakter dan integritas yang mensejahterakan dan menggembirakan rakyat. Rakyat tidak akan gembira kalau tidak adil," jelasnya. Ditambahkan Saut, para peserta Pilkada yang memberikan hanya memberikan janji atau uang‎ dipastikan tidak akan mensejahterakan rakyatnya. Saut pun memberikan contoh negara yang berhasil menjalankan proses demokrasi yang sejahtera.

Klik Juga : Malam Penentuan Argentina

"Ada beberapa negara didunia, dimana, rakyatnya gembira walau mereka masih tinggal di gubuk reot tapi karena demokrasinya jalan dengan tanpa tranksional dan pemimpinya berkarakter dan berintegritas. Jadi pemimpin yang akan dipilih dengan tawaran benda atau uang sebaiknya ditolak," pungkasnya.

Sekadar informasi, kontestasi Pilkada sendiri akan digelar serentak di 171 daerah di seluruh Indonesia. Pelaksanaan Pilkada sendiri rencananya akan digelar pada Rabu, 27 Juni 2018, besok. Saat ini, proses Pilkada telah memasuki masa tenang sebelum nanti pada Rabu digelar pelaksanaan pencoblosan.

loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : okezone.com