• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


PC Babat Hutan Tepus, Kades : Lillahi Ta'ala Saya Tidak Dapat Fee

Jumat, 20 April 2018 | 08:19 WIB
Alat berat yang diangkut untuk membabat hutan desa Tepus, Basel. (Foto : Wiwin Suseno/klikbabel.com)

Klikbabel.com,Toboali - Meskipun perijinan Kawasan Hutan Tanam Industri yang dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan dengan no SK.636/Menhut-II/2009, tanggal 9 Oktober 2009 kepada PT. Bangka Nesia di Kawasan Hutan Lubuk Besar dan Desa Tepus masih berlaku, namun tumpang tindih aktivitas di kawasan hutan negara tersebut terus terjadi.

Kali ini puluhan alat berat excavator untuk mendukung aktivitas penambangan illegal kembali membabat kawasan hutan negara desa Tepus yang juga masuk dalam zona perijinan HTI PT. Bangka Nesia.

Kepala Desa Tepus, Kusmiran saat dijumpai, Minggu (5/4/2018) di desa Tepus membenarkan perihal banyaknya alat berat di kawasan hutan tersebut namun menurutnya Ia tidak tau menahu dan tidak pernah memberikan ijin terhadap keberadaan alat berat tersebut

"Memang benar banyak alat berat (PC) yang beroperasi disini tapi saya tidak tau menahu terkait keberadaannya dan saya tidak pernah mengizinkan apalagi ada hitam diatas putih. Lillahi ta'ala saya tidak menerima Fee dari alat berat tersebut," ungkapnya kepada wartawan.

Sementara itu Kapolres Basel AKBP. Aris Sulistiyono,SH, MH saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Selasa,(17/4/2018) mengatakan, dirinya sudah memerintahkan Kasat Reskrim Polres Basel dan Kapolsek Air Gegas untuk menindaklanjuti masalah alat berat di kawasan Tepus tersebut.

"Kapolsek dan Kasat Reskrim sudah kita perintahkan untuk menindaklanjuti dan juga kalau masih sempat silahkan diskusikan juga dengan Kasat Reskrimnya ya," jawabnya.

loading...


Penulis  : Wiwin
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com