• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish
   


Loading...
Loading...
Loading...

Ini Tiga Tantangan Perekonomian Babel Kedepan

Jumat, 12 Januari 2018 | 14:47 WIB
ilustrasi ekonomi (Foto : net)

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi menyebutkan terdapat tiga tantangan perekonomian Bangka Belitung (Babel) ke depan. "Kami memandang tiga tantangan perekonomian tersebut yakni pertama, ketergantungan yang cukup tinggi pada sektor utama terutama pertambangan khususnya komoditas timah, ujarnya, Jumat (12/1/2018).

"Kedua yaitu rendahnya daya dukung infrastruktur dan pengembangan kawasan untuk mendukung pariwisata. Dan ketiga permasalahan tata niaga dan distribusi komoditas bahan pangan (volatile foods)," tambahnya.

Untuk mengatasi tantangan perekonomian yang disebutkannya, Rosmaya pun menjelaskan tiga potensi yang dapat diproritaskan untuk pengembangan wilayah di Provinsi Babel. "Untuk mendukung akselerasi perekonomian Babel ke depan, kami juga melihat terdapat tiga potensi pengembangan wilayah di provinsi Kepulauan Babel yang dapat diprioritaskan," terang Rosmaya.

"Pertama, pengembangan industri pariwisata melalui pengembangan Kawasan Ekonomi
Khusus (KEK) Tanjung Kelayang di Belitung yang merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan yang perlu di jual dan dipromosikan dengan baik," terusnya.

Dilanjutkan Rosmaya, Provinsi Babel juga memiliki potensi kelautan yang cukup besar dan berkualitas ekspor. "Babel merupakan daerah kepulauan yang memiliki potensi kelautan yang cukup besar dan berkualitas ekspor sehingga diperlukan adanya pengembangan industri pengolahan ikan," lanjut Dia.

Dan yang terakhir, potensi yang dimiliki Babel, Rosmaya mengatakan pembenahan tata niaga komoditas bahan pangan strategis dengan mengembangkan jaringan distribusi terintegrasi mulai dari di daerah sentra produksi hingga ke daerah tujuan pasar.



Penulis  : Yodea
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com