• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


2018 Kemensos Targetkan 10 Juta Penerimaan BPNT

Rabu, 22 November 2017 | 14:54 WIB
Peserta sosialisasi dan koordinasi pelaksaan Pedum Raskin dan konsolidasi kebijakan penyaluran Raskin (E-Warong) berfoto bersama.(Foto: Ruci Chandra/Klikbabel.com)

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial, Mumu Suharlan mengatakan saat ini pihaknya telah menerapkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di 44 kota di Indonesia. Dirinya mengatakan, 2018 nanti pihaknya menargetkan sebanyak 10 juta penerima BPNT dan sudah diterapkan di beberapa kabupaten dan kota lainnya. 

"Saya tidak bisa sebutkan dulu daerah mana saja yang akan menerapkan program ini, karena salah satu syarat penerapannya yaitu harus ada sarana akses jaringan internet dan menentukannya Bappenas," katanya, disela kegiatan sosialisasi dan koordinasi pelaksaan Pedum Raskin dan konsolidasi kebijakan penyaluran Raskin (E-Warong) di Hotel Puncak, Rabu (22/11/2017). 

Dikatakannya, saat ini penerima BPNT dari 44 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia baru mencapai 1.286.194 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). "Insya Allah target Pemerintah menyalurkan BPNT kepada 10 juta KPM dapat tercapai pada 2018," harapnya.  

Di Sumatera yang sudah menerapkan BPNT yakni Medan, Padang, Jambi, Pekanbaru, Palembang dan Lampung. Sementara untuk di Pulau Jawa hampir seluruh kota sudah menerapkan program BPNT, karena pemerintah memfokuskan terlebih dahulu di daerah itu. "Untuk daerah di luar Pulau Jawa yang sudah menerapkan BPNT yaitu Bali, Makasar dan beberapa daerah lainnya," terangnya.

Sementara, Kepala Dinas sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pangkalpinang, Fitriansyah mengatakan Keberadaan E-Warong merupakan tindak lanjut dari sinergi Penerima Keluarga Harapan (PKH) dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sehingga kualitas dan pelayanannya perlu untuk ditingkatkan. Disain PKH dapat menyesuaikan tujuannnya yakni untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"E-warong ini rencananya akan diresmikan langsung oleh Mentri Sosial pada tanggal 4 Desember bersamaan dengan peresmian motor delivery order untuk memudahkan dan memperlancar distribusi barang pada KPM-KPM yang dilayani oleh E-warong, dimana satu E-warong melayani 500-800 KPM," jelasnya.  

Dari itu dirinya mengajak para peserta yang hadir untuk mengingatkan kembali hakikat pembangunan kesejahteraan sosial dalam upaya peningkatan kualitas kesejahteraan sosial perorangan, keluarga, kelompok dan komunitas masyarakat yang memiliki harkat dan martabat, dimana setiap orang mampu mengambil peran dan menjalankan fungsinya dalam kehidupan.

loading...


Penulis  : Ruci
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com