• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


PLN Kembangkan 5 Objek Wisata Berbasis Masyarakat di Belitung

Senin, 23 Oktober 2017 | 15:32 WIB
Foto bersama PLN Babel pada acara Focus Group Discussion di Belitung.(Foto : Ruci Chandra/Klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Bangka Belitung (Babel) akan mengembangkan lima objek wisata berbasis masyarakat di Belitung. 

Manager Teknik PLN Wilayah Babel, Eko Mulyo HW Senin (23/10/2017) pada saat penyerahan bantuan CSR di aula kantor PLN Area Belitung mengatakan, kelima kawasan tersebut meliputi komunitas Desa Wisata Keciput, Desa Wisata Tanjong Tinggi, Desa Wisata Terong, Desa Wisata Sijuk serta Kawasan Wisata Batu Mentas.

Dipaparkan Eko, pada komunitas desa wisata Keciput merupakan kawasan pengembangan dan penangkaran tukik. Pengunjung dapat melakukan pelepasan tukik dan mendapatkan edukasi mengenai tukik. Sementara untuk komunitas Desa wisata Tanjung Tinggi merupakan tempat tracking mangrove dengan spot foto yang indah pada bagian akhir bernama hati yang terdampar. 

Lebih dari itu, desa wisata terong menawarkan kawasan wisata yang tak kalah menarik. Pengunjung dapat menikmati paket wisata berupa tanam dan panen sayur, makan bedulang, outbond, dan camping," Jika pengunjung ingin menikmati keindahan susur mangrove di sore hari menggunakan perahu sambil melihat matahari terbenam, dapat berkunjung ke kawasan desa wisata Sijuk. Di sana terdapat juga masjid Al Ikhlas yang merupakan masjid tertua di Belitung, didirikan tahun 1817, selain itu juga dapat melihat keunikan hewan endemik Belitung yakni Tarsius Bancanus Saltator," ujarnya.  

Untuk mendorong pertumbuhan pariwisata, dalam melaksanakan program CSR, PLN senantiasa menggandeng segenap stakeholder terkait. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Ketua Destination Management Organization (DMO), dan para kepala desa serta tokoh masyarakat. "Di lain sisi, pengembangan dan pembinaan desa wisata tersebut diiringi dengan konsep pembentukan kawasan desa wisata green energy. Di mana desa-desa binaan tersebut didorong untuk menjadi desa tertib listrik dan menggunakan peralatan listrik modern seperti kompor listrik dan perahu motor listrik," imbaunya. 

Loading...
loading...


Penulis  : Ruci
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com