• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


PT Timah Habiskan Rp135,6 Miliar untuk Eksplorasi Sampai Triwulan 3

Sabtu, 14 Oktober 2017 | 11:34 WIB
ilustrasi
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - PT Timah (Persero) Tbk. atau TINS, sudah menggelontorkan dana Rp135,6 miliar, untuk kegiatan eksplorasi hingga September 2017. Dana tersebut digunakan untuk biaya operasional senilai Rp92 miliar dan biaya investasi senilai Rp42,64 miliar.

Corporate Secretary Timah, Amin Haris Sugiarto seperti dikutip dari BUMNTrack mengungkapkan, terjadi peningkatan 53 persen pada biaya dalam eksplorasi yang dilakukan di wilayah Bangka dan Belitung. 

"Naik 53 persen atau setara Rp88,25 miliar dari biaya eksplorasi September tahun lalu," ujar Amin di Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Eksplorasi pada September 2017, dijelaskannya berupa kegiatan pemboran prospektif dan pemboran rinci di Laut Jungku, Laut Penganak, Laut Air Kantung, Laut Rebo dan Laut Permis, dan di perairan Kundur dengan menggunakan 5 lima unit kapal bor.

Kegiatan eksplorasi di darat sendiri meliputi pemetaan geologi, core logging, percontoan core, pengukuran grid bor dan pemboran timah primer di Pulau Bangka (Bukit Pret, Bukit Baji, Air Layang) dan Belitung (Batu besi Damar).

Dari kegiatan tersebut, setidaknya menghasilkan penemuan sumberdaya laut seperti tereka (inferred) sebesar 14 ton, tertunjuk (indicated) sebesar 124 ton dan sumber terukur (measured) sebesar 6.629 ton.

"Hasil perolehan sumberdaya dari kegiatan eksplorasi di darat mendapatkan sumberdaya tertunjuk (indicated) sebesar 439 ton dan sumberdaya terukur (measured) sebesar 751 ton," jelarnya.

Berdasarkan data perseroan pada akhir 2016, TINS memiliki kapal keruk sebanyak 6 unit, kapal perusahaan 18 unit dan kapal sewa 54 unit. Untuk tahun 2017 ini, Amin mengatakan pihaknya menargetkan pengadaan 4 kapal sampai akhir 2017, "Sampai saat ini baru 2 dari target 4 kapal tersebut. Sementara sisanya masih sewa dan 1 masih on progress dengan kisaran nilai Rp72 miliar,” imbuhnya.

Sementara itu, cadangan timah perusahaan sebanyak 84 persen di lautan dan sisanya di daratan. Cadangan dan sumber daya itu terletak di Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau serta Riau (daratan).

Loading...


Penulis  :
Editor    :
Sumber : BUMNtrack