• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Harga Kedelai Mahal, Perajin Tempe Terancam Merugi

Selasa, 26 September 2017 | 10:33 WIB
Ilustrasi
Loading...

Klikbabel.com, Tanjungpandan - Tingginya harga kacang kedelai membuat pembuat sekaligus penjual Tempe kebingungan. Pengakuan Dino (24) warga Jalan Kamboja III, Tanjungpandan kabupaten Belitung, pembuat sekaligus penjual tempe di Pasar Induk Tanjungpandan mengatakan, tingginya harga kedelai tidak membuat kenaikan terhadap harga tempe yang ia jual.

"Sekarang ini kedelai di toko mencapai 9 ribu rupiah per kilogramnya, tetapi kami tidak bisa menjual tempe kami lebih dari dua ribu. Kalau lebih (mahal_red) tidak ada yang beli," ungkapnya kepada Klikbabel.com, Selasa(26/9/2017) di Pasar Induk Tanjungpandan.

Ia juga menambahkan, untuk satu kilogram kedelai, hanya bisa dijadikan 6 bungkus tempe.

"Satu kilo itu hanya bisa enam bungkus tempe dengan harga dua ribu, jadi dalam perkilo itu hanya memiliki untung tiga ribu saja, itupun kalau habis, kadang-kadang sering saya bawa pulang dan bagi-bagikan ke tetangga," keluhnya.

Dino dan pedagang tempe lainnya berharap, pemerintah dapat menyeimbangkan harga bahan baku tempe yakni kedelai di pasaran, agar kelangsungan usaha mereka bisa bertahan.

"Berharap pemerintah bisa tau gimana susahnya jadi pembuat tempe dengan untung yang sedikit, selebihnya dapat disingkronkan harga kedelai naik ya tempe juga naik, paling tidak ada kedelai bersubsidi untuk kami (pembuat tempe)," tandasnya.

Loading...
loading...


Penulis  : Faizal
Editor    :
Sumber : Klikbabel.com