• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Korban Banjir di Beltim dapat Pelatihan UKM

Kamis, 31 Agustus 2017 | 15:06 WIB
Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza Mahendra berfoto bersama para pelaku UKM Beltim.(Foto : Diskominfo)
Loading...

Klikbabel.com,Manggar - Sebanyak 40 orang pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dari tiga kecamatan yang terkena musibah banjir, menerima pelatihan dan motivasi kewirausahaan dari Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM). Latihan diberikan untuk mengembalikan jiwa dan semangat kewirausahaan para pelaku UKM pasca bencana.

Pelatihan berlangsung selama dua hari, Selasa (29/8) dan Rabu (30/8), di Hotel Oasis Manggar. Selama dua hari mereka diajarkan untuk menjadi enterprenour yang selalu optimis dan mampu bangkit dari keterpurukan. Salah seorang peserta pelatihan, Ina Sriwahyuni (52) mengaku banyak hal yang dapat ia pelajari. Motivasi dan pengetahuan yang didapat membuatnya jauh lebih optimis dan bersemangat seusai mengikuti pelatihan.

“Sempat sedih juga kemarin pas kenak banjir. Warung dan usaha dagangan saya semuanya habis terendam. Kami terpukul, sudah pasrah dengan musibah,” ungkap Ina kepada Diskominfo Beltim, Rabu (30/8/2017).

Warga Desa Lenggang, kecamatan Gantung itu sebelumnya sudah 8 tahun berjualan nasi goreng, mie instan, minuman serta aneka kerajinan rumah tangga. Namun saat musibah banjir melanda, warung makanan dan souvenir yang terletak persis di sekitar Bendungan Pice hanyut dihajar banjir bandang. Total kerugian yang ia derita mencapai Rp 20 juta. Ina pun berharap agar ada solusi bantuan atau pinjaman modal untuk kembali membuka usahanya.

“Jangankan mau modal usaha, perbaikan untuk rumah aja belum ada duit. Makanya pas ada pelatihan ini kayak ada harapan lagi, saya ingin kembali berusaha mudah-mudahan nanti dapat modal buat buka warung lagi,” ujar Ina.

Asisten Deputi Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop-UKM, Budi Mustopo mengatakan pelatihan kewirausahaan pasca bencana merupakan bagian integrasi program Kemenkop UKM dan Badan Nasioanal Penanggulangan Bencana (BNPB). Pelatihan UMKM pasca bencana banjir, merupakan bukti nyata dari sikap tanggap pemerintah baik pusat, dan daerah untuk senantiasa berada di tengah masyarakat pasca bencana.

“Kita ingin membangkitkan kembali gairah berwirausaha bagi UMKM yang terkena musibah. Kita harap mereka akan bisa kembali menjalankan usahanya layaknya sebelum musibah,” kata Budi.

Bagi para peserta yang lulus dan memiliki sertifikat pelatihan, Kemenkop UKM akan memberikan bantuan modal usaha maksimal Rp13 juta. Bantuan tersebut akan dicairkan melalui Program Wirausaha Pemula Deputi Pembiayaandengan total anggaran Rp 88,4 milyar.

“Silahkan nanti ajukan lewat e-proposal atau bisa kolektif di Dinas Tenaga Kerja, dan KUKM Kabupaten Beltim. Liat syaratnya di website Kementerian Koperasi dan UKM. Segera ajukan proposalnya ke Deputi Pembiayaan mengingat program ini hanya untuk tahun 2017,” terang Budi.

Sementara itu, Bupati Beltim Yuslih Ihza saat membuka kegiatan pelatihan, Selasa (29/8) lalu mengatakan bahwa motivasi kewirausahaan serta pelatihan manajemen usaha akan mempermudah keberlangsungan usaha serta membuat usahanya terus berjalan.

“Kami apresiasi apa yang dilakukan oleh Kementerian KUKM, karena program-program seperti ini sangat dibutuhkan dalam rangka memulihkan perekonomian khususnya di sektor usaha mikro dan kecil yang terkena dampak bencana,” kata Yuslih. Ia pun berharap para pelaku UKM dapat memperoleh ilmu dan termotivasi untuk terus bangkit dan berjuang dari keterpurukan.

Loading...
loading...


Penulis  : Suharli
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com /Diskominfo