• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Uangnya Sobek, Nenek Calon Haji Ini Terus Menangis

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 09:18 WIB
Uang living cost 500 Riyal, milik jamaah haji Jawa Timur sobek. (dok/kemenag)
Loading...

Klikbabel.com, Madinah - Seorang nenek-nenek jemaah haji kloter 42 embarkasi Surabaya (SUB-43), tak henti-hentinya menangis. Sontak saja, kejadian ini membuat para jemaah dan petugas haji lainnya kebingungan. Ternyata, sang nenek mengalami kejadian naas, dimana uang living cost (biaya hidup) miliknya sobek. Mirisnya, nenek yang tidak disebutkan namanya ini, ternyata tidak memiliki uang cadangan lainnya.

“Jemaah dari regu kami mau membuka amplop uang living cost, tapi mungkin karena factor usia uangnya ikut tersobek dan terbuang juga bersama amplop bekasnya,” sebut Ketua Regu dari SUB- 43 Abdul Wafa Sadi Mumin kepada PPIH yang bertugas di Bandara Prince Mohammad bin Abdul Aziz Madinah, Jum’at (11/08/2017).

“Saya bingung harus bagaimana karena nenek itu terus menangis uangnya tidak bisa digunakan lagi. Apalagi uangnya cukup banyak, semua uang living cost sebesar 500 SAR (Riyal, sekitar Rp1,7 juta_red) terbagi dua sobekan,” lanjut Wafa.

Menanggapi hal itu, Ketua PPIH Daker Bandara, Arsyad Hidayat segera melakukan koordinasi dengan PPIH Arab Saudi Jeddah, “Saya sudah koordinasikan dengan PPIH di Jedah, uangnya akan kami ganti dan bukti uang yang rusak supaya diserahkan,” ujar Arsyad dikutip dari laman Kemenag.go.id.

Arsyad memerintahkan agar nama dan nomor telepon ketua regu dicatat petugas PPIH, “Uangnya akan segera kami ganti dengan yang baru dan akan diserahkan kepada jemaah di hotel,” pungkasnya.

Mendengar keputusan itu, semua petugas bersyukur karena ada solusi untuk penggantian uang nenek yang rusak tersebut.

“Alhamdulillah akhirnya uang nenek itu akan diganti dengan yang baru. Saya juga sangat kasihan karena uangnya cukup banyak apalagi uang itu pasti akan digunakan untuk keperluan harian dan mungkin untuk membeli oleh-oleh bagi keluarganya,” ujar Arifandi salah satu petugas dari Jawa Timur.

Loading...
loading...


Penulis  :
Editor    :
Sumber : Kemenag.go.id