• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Atlet Catur Internasional Asal Babel Terancam Absen di Kejuaran China

Minggu, 23 Juli 2017 | 21:05 WIB
Iwan Setiawan (kiri), atlet catur gajah saat mengikuti turnamen. (Foto: ist)
Loading...

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Tidak adanya kucuran dana dari Pemerintah, nasib atlet catur Xiangqi (Chinese Chess) atau biasa disebut catur gajah dunia asal Bangka Belitung (Babel) Iwan Setiawan, sedang di ujung tanduk. 

Pasalnya, keinginan untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional pada kejuaraan world doubles Xiangqi Invitation Championship di Cheng Du, China pada 1 sampai dengan 6 September 2017 mendatang terancam pupus setelah Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) melalui Sekretaris Daerah (Sekda) menyatakan tak memiliki dana kecuali bagi pejabat di sekretariat Pemerintah Daerah (Pemda) itu sendiri. 

“Beberapa hari lalu rencana SPPD-nya sudah saya naikan ke Gubernur, tapi disposisi beliau ke staf ahli minta ditelaah, dan Sekda menelaahnya. Menurut Sekda, SPPD ke luar negeri hanya untuk orang sekretariat saja, jadi SPPD saya tidak bisa dibantu,” ungkap Iwan.

Iwan yang pernah menjuarai dua kejuaraan internasioanal catur gajah yakni juara pertama pada 11th World Xiangqi Championship Xintai China tahun 2009 dan peringkat 2 (second place) pada 14th world  Xiangqi Championship di Munich German tahun 2015 itu, sebetulnya dalam kejuaraan di Cheng Du ini dirinya berharap tidak absen, mengingat ini event dunia bergengsi dipastikan mampu mengharumkan nama bangsa terutama daerah Babel. Apalagi Iwan katakan hanya dirinya satu-satunya dari Indonesia yang mendapat undangan dari pihak penyelenggara yakni World Xiangqi Federation (WXF).  

“Ini kejuaraan bergengsi karena yang mengikutinya 32 peserta berasal dari  18 negara di seluruh belahan dunia. Di antaranya Perancis, Belanda Amerika Serikat, Thailand, Kamboja, Malaysia Timur, Malaysia, Hongkong, China, Australia, Burma Vietnam, Jepang, Indonesia, German, Russia, Finlandia, dan Kanada,” sebutnya.

Dirinya menjelaskan, pada kejuaraan ini memakai sistem ganda berpasangan yang mana pasanganya nanti akan ditentukan pada undian antara 32 peserta tersebut. Iwan berharap pada undian nanti akan dapat berpasangan dengan yang kuat seperti atlet China. Baginya turnamen ini merupakan ajang pemanasan ataupun try out sebelum mengikuti kejuaraan dunia Xiangqi yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali oleh WXF.

“Bila ternyata harapan saya untuk membawa nama Indonesia jadi bergengsi di kejuaraan dunia ini pupus, ya.. harus bagaimana lagi. Yang penting peluang itu ada, dan saya sudah siap bertarung. Saya tetap berharap Pemerintah bisa memiliki perhatian untuk ini semua,” harapnya. 

Loading...
loading...


Penulis  : Ruci
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com