• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


KIP Masuk Matras, Magrizan Sebut Bangka Tidak Kondusif

Selasa, 03 Desember 2019 | 23:12 WIB
Nelayan Matras berkumpul di pantai mendengar kapal isap produksi bakal masuk. Foto : Hairul/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Magrizan menyayangkan gejolak di Kelurahan Matras akibat dampak dari masuknya Kapal Isap Produksi (KIP).

"Kita menolak keras masuknya KIP di perairan Matras apalagi masalah itu lah yang mengakibatkan masyarakat dibenturkan antara pro dan kontra. Namun kita tahu sejak dulu di Matras itu banyak murni yang menolak," kata Magrizan, Selasa (3/12/2019) malam.

Menurutnya, konflik di Kabupaten Bangka sedang banyak terjadi dan sekarang kembali terjadi konflik di Matras. Hal ini membuat Kabupaten Bangka yang damai menjadi tidak kondusif.

"Baru saja konflik lahan di Desa Mendo,  konflik tambak udang di Belinyu sekarang di Matras. Belum lagi konflik di Kenanga soal pabrik tapioka. Padahal sebelumnya untuk Matras ini aman sebelum ada rencana masuk KIP.  Ini jadi beban sosial bagi kita, bagi pemda," tegasnya.

Untuk itu ia meminta Pantai Matras yang telah ditetapkan menjadi aset Pemda Bangka terus didukung sebagai daerah wisata. Nasib nelayan tradisional harus diperhatikan untuk kelangsungan hidupnya.

"Atas masalah ini, kita bersama masyarakat akan menolak arogansi KIP tersebut," pungkasnya.

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com