• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Dua Pelayar WNA Terdampar di Pantai Air Batu Koba Tin

Selasa, 26 November 2019 | 14:20 WIB
Saat pencarian dua WNA yang terdampar (Roni/Klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com, Koba - Dua orang pelayar, Sail Yacth yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) terdampar di Perairan Air Batu Komplek PT Koba Tin, Kelurahan Padang Mulya, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). Mereka bernama Carlie (37) Captain Sail Yact yang merupakan warga Negara Swedia dan Entienne (33) Crew merupakan warga Negara Prancis.

Informasi yang di himpun, Kapal Sail Yacht yang di awaki kedua WNA ini mengalami kerusakan mesin kapal pada hari Jumat (22/11). Mesin diperbaiki tak kunjung selesai, akhirnya salah seorang Nelayan Kelurahan Padang Mulya membawanya menepi ke pinggir pantai.

Nelayan bernama Yanto (33) tersebut kemudian mencarikan mekanik untuk memperbaiki mesin Sail Yacth. Selama memperbaiki mesin, kedua WNA tersebut pulang pergi ke Sailyacth sesekali menginap di salah seorang rumah warga Kelurahan Padang Mulya satu malam.

Selasa (26/11), kedua pelayar tersebut kembali melanjutkan perjalanannya mengelilingi dunia dengan rute selanjutnya Peraiaran Kota Batam Kepulauan Riau lalu Negara Malaysia, India seterusnya hingga ke Benua Eropa.

"Jumat pekan kemarin itu, kedua WNA saya temui sudah mau menepi di pinggir pantai. Mereka minta antar beli BBM Solar ke SPBU dan mengambil uang ke ATM," kata Yanto, Selasa (26/11).
 
Yanto sempat mengantarkan BBM Solar ke Sailyacth menggunakan perahu nelayannya. Setelah itu, memberitahukan ke salah seorang warga lainnya Andre untuk mencarikan mekanik mesin Sailyacht.

"Sudah saya antar BBM solar. Mesin kapal mereka yang rusak di perbaiki mekanik hingga selesai Senin kemarin," ungkapnya.

Kasat Polppdamkar Bateng, Mulyanto di dampingi Kepala BPBKesbanpol Bateng, Jauhari SH, Camat Koba, Muslimin mengatakan selama di daratan WNA itu di kawal oleh staf Polpp, Kecamatan dan Kelurahan memenuhi kebutuhan mereka sebelum kembali belayar.

"Kita anggap tamu mereka ini," katanya. Selanjutnya, Selasa (26/11), pihaknya menghubungi Kantor Imigrasi Pangkalpinang memerika Dokumen Keimigrasian.

Loading...


Penulis  : Roni
Editor    : Septi Artiana
Sumber : Klikbabel.com