• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Ini Harapan Guru yang Mengabdikan Diri di Pulau Lepar

Senin, 25 November 2019 | 19:45 WIB
Ketua PGRI Cabang Leparpongok Muntoha. Foto : dok pribadi
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Menjadi seorang guru adalah profesi pilihan. Guru dituntut untuk lebih cepat bergerak untuk tetap hidup di era industri 4.0 yang mana semua dituntut serba cepat dan guru dituntut selalu berinovasi.

Hal ini diungkapkan Ketua PGRI Cabang Leparpongok Muntoha menanggapi pidato Mendikbud Nadiem Makarim saat upacara peringatan HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional 2019.

"Guru cepat murid pun harus cepat. Siswa pun diajak untuk berpikir kritis dengan cara berdiskusi. Serta diajak untuk mampu peka terhadap lingkungan sekitar," ujar Muntoha, Senin (25/11).

Dengan demikian, menurut Muntoha apa yang didengungkan oleh Mendikbud didalam pidato HGN & HUT ke 74 PGRI sangat patut diapresiasi dengan gebrakan-gebrakan barunya.

Ia berharap apa yang menjadi gebrakan itu mampu membuat pendidikan di Indonesia akan lebih maju.

Ditanya soal harapan guru yang mengabdi di wilayah kepulauan, dia berharap nasibnya lebih diperhatikan.

"Harapan guru yang ada di Kecamatan Leparpongok di HGN dan HUT PGRI mereka ingin nasibnya lebih diperhatikan. Terutama dalam hal kesejahteraan ataupun penghasilan," ujarnya.

Minimal, sambung dia dibedakan antara honor yang diterima guru di Pulau Lepar dengan guru yang mengabdi di wilayah daratan. Kemudian untuuk pengadaan CPNS tahun 2019 ni mereka meminta diprioritaskan.

"Yang diangkat nantinya guru honor yang sudah lama mengabdi di Pulau Lepar ini. Karena masih ada honorer yang mulai bekerja dari tahun 2004 sampai sekarang belum diangkat jadi PNS di Pulau Lepar ini," sebutnya.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com