• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Teror Bom Polrestabes Medan, Mahfud: 8 Orang Sudah Ditangkap Polisi

Kamis, 14 November 2019 | 14:37 WIB
Loading...

Medan - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan aparat kepolisian telah membekuk delapan terduga teroris.

Delapan terduga teroris tersebut diduga terlibat dalam aksi teror Rabbial Muslim Nasution, pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11) kemarin.

Mahfud mengatakan pemerintah juga telah menditeksi jaringan teroris tersebut. Hanya, kata Mahfud, penjelasan lebih rinci akan disampaikan oleh pihak kepolisian.

"Sudah (teridentifikasi jaringannya). Sudah dapat laporan biar dijelaskan oleh Polri. Sudah ada yang ditangkap delapan," kata Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019).

Mahfud mengatakan setidaknya ada tiga cara pemerintah dalam upaya deradikalisasi. Menurut Mahfud deradikalisasi tidak lah sesederhana yang dibayangkan.

"Deradikalisasi tidak sesederhana itu. Kalau tindakan melanggar hukum ya dibawa ke hukum, kalau tindakan ideologis dibawa ke wacana, kalau tindakan apa namanya ujaran kebencian dibawah ke KUHP kan gitu. Itu tidak bisa sederhana, gimana deradikalisasinya itu tiga cara itu tadi," ujarnya.

Untuk diketahui, sebuah ledakan diduga bom baru saja meledak di Mapolresta Medan, Sumatera Utara pada Rabu (13/11/2019) pukul 08.40 WIB. Ledakan itu diduga kuat merupakan bom bunuh diri.

Akibat dari ledakan bom tersebut, enam orang mengalami luka akibat ledakan. Enam orang tersebut terdiri dari 4 anggota Polri kemudian satu PHL atau pekerja harian lepas dan satu masyarakat.

Selain menelan korban luka, ledakan bom itu juga merusak empat kendaraan di mana tiga di antaranya merupakan kendaraan milik dinas dan satu kendaraan milik pribadi.

Tak sampai 24 jam seusai insiden bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pada sore harinya, polisi menangkap 4 terduga teroris di wilayah Ciomas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi mengakui adanya penangkapan tersebut oleh tim dari Densus 88 yang dilaksanakan di wilayah hukum Polda Banten pada Rabu (13/11/2019) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

“Memang benar telah dilakukan operasi penegakan hukum oleh tim Densus 88 antiteror terhadap 4 orang yang diduga sebagai anggota jaringan teroris," kata Kombes Edy Sumardi.

Loading...


Penulis  : -
Editor    : sella
Sumber : Suara.com