• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


DPRD Babel Gelar Paripurna Bahas Empat Raperda

Jumat, 08 November 2019 | 17:06 WIB
Suasana Rapat Paripurna DPRD Babel (Septi/Klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pembahasan empat Raperda tahun anggaran 2019, di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Babel, Jumat (8/11). 

Rapat dipimpin Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya di dampingi Wakil Ketua, M Amin dan dihadiri Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, Forkompimda, pimpinan OPD di lingkungan Pemprov, Anggota DPRD Babel serta tamu undangan lainnya.

Empat Raperda Provinsi Babel tersebut diantaranya, dua Raperda inisiatif pemerintah daerah dan duanya lagi dari DPRD. "Raperda inisiatif Pemprov Babel yakni pengelolaan zakat dan Perubahan Perda Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Babel," kata Wakil Gubernur, Abdul Fatah setelah Rapat Paripurna Berlangsung, Jumat (8/11).

Ia menambahkan, sedangkan inisiatif Raperda DPRD adalah Perda tentang penyelenggaraan kesehatan dan Perda sistem jaminan mutu dan pengamanan hasil perikanan. 

"Untuk Raperda perubahan Perda Nomor 18 tahun 2016, nantinya akan ada penggabungan dinas, yakni Pertanian dengan Dinas Ketahanan Pangan. Terus dinas yang akan kita robah atau pisahkan adalah Dinas Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia," ucapnya. 

Ia menjelaskan, pertimbangan penggabungan dinas tersebut untuk melakukan efesien dan efektivitas berjalan atau tidaknya sebuah organisasi tersebut. Regenerasi organisasi itu sah-sah saja dilakukan dan tergantung kebijakan nantinya.

"Mana kala terjadi regenerasi organisasi maka hal itu bisa dilakukan tinggal kebijakan dari pada analisis dan penempatan yang selanjutnya. kita selalu menyampaikan bahwa dalam sistem pengagkatan jabatan, harus dilihat dari struktur yang ada. Struktur itu kalau kita lihat ada dari beberapa pejabat di Babel yang sudah memasuki usia pensiun. Nah dari mereka itu menjadi ruang-ruang yang bisa dimasuki, tergantung dari pada tim analisa jabatan dan kompetensi jabatan yang akan melakukan itu," jelasnya.

Loading...


Penulis  : Septi. A
Editor    : Septi Artiana
Sumber : Klikbabel.com