• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Tuntutan 13 BHL PT SNS Siap Diperjuangkan MPC PP Basel

Selasa, 05 November 2019 | 07:21 WIB
MPC Pemuda Pancasila Bangka Selatan memberi pendampingan kepada buruh harian PT SNS. Foto : Devi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Pengurus MPC PP Basel menerima mandat penuh dari 13 Buruh Harian Lepas (BHL) PT Swana Nusa Sentosa (SNS) berupa surat kuasa lantaran merasa dirugikan pasca dirumahkan sejak satu bulan terakhir tanpa tindaklanjut yang jelas.

Sekretaris MPC PP Basel M Rosidi didampingi Wakil Ketua Devisa Saputra dan Bendahara Yuspadiar dalam konferensi pers, Senin (4/11) mengaku siap menindaklanjuti surat kuasa tersebut.

"Jadi hari ini kami kedatangan BHL PT SNS yang merasa kecewa dan mereka memberikan surat kuasa ke kita untuk meminta pendampingan. Untuk mengawal kasus ini, kami akan kerja sama dengan PDKP Babel," ujarnya.

Dari keluhan, sejumlah permasalahan internal perusahaan PT SNS terhadap karyawan didapatkan. Salah satunya tidak adanya kontrak kerja secara tertulis antara perusahaan dan karyawan.

"Keamanan yang diberikan kepada karyawan juga tidak ada. Hari ini kita telusuri dari awal bagaimana persoalan-persoalan itu karena sudah diberi surat kuasa dan kami siap mengemban amanah ini," ujarnya.

Rosidi mengaku siap mengawal kasus tersebut ke Dinas Tenaga Kerja Basel hingga hak-hak mereka bisa dipenuhi perusahaan sebagaimana aturan yang ada. Bila perlu, diaudiensikan dengan pihak legislatif.

"Mereka bekerja ada yang sudah belasan tahun tapi tidak ada perjanjian kerja dan pengangkatan yang diberikan. Disaat terjadi gejolak seperti ini, status mereka dirumahkan," tambah Bendahara Yuspadiar.

Ironisnya, kata Yuspadiar dalam kurun waktu di rumahkan para karyawan tidak menerima kompensasi apapun. Dan tidak akan diberi upah bolapun bekerja karena status BHL nya.

"Anehnya lagi mereka malah menerima sejumlah fasilitas seperti Jamsostek dan BPJS ketenagakerjaan. Di perusahaan juga mereka ada jabatan, tapi sekian tahun bekerja tetap begini saja," sebutnya.

Bilamana tidak bekerja, mereka tidak akan diberikan upah. Begitu juga hak-hak yang seharusnya diterima namun tidak diberikan oleh perusahaan dan terkesan dilanggar.

"Sebenarnya untuk kegiatan pekerjaan didalam perkebunan di Leparpongok masih aktif. Tapi kenapa ada pertemuan BHL mau dimutasikan ke Malik namun di rumahkan," tambah dia.

Adapun tuntutan BHL yang akan diperjuangkan MPC PP Basel seperti meminta diangkat sebagai karyawan tetap, adanya kompensasi selama di rumahkan dan yang lainnnya.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com