• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Kasus Stunting Desa Sidoharjo Tertinggi di Basel

Rabu, 09 Oktober 2019 | 19:06 WIB
Kepala DKPPKB Basel Supriyadi. Foto : Devi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Desa Sidoharjo Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) merupakan desa yang kasus stunting paling berbahaya. Data yang dihimpun dari DKPPKB, stunting mencapai angka prevalensi 48,8 persen.

"Kasus stunting di Desa Sidoharjo paling berbahaya yang mencapai angka prevalensi 48,8 persen. Yang kedua Desa Tepus, mencapai angka prevalensi 43,8 persen," ujar Kepala DKPPKB Basel Supriyadi, Rabu (9/10).

Dikatakan, permasalahan stunting hingga saat ini masih menjadi sebuah masalah yang diprioritaskan untuk diselesaikan. Di beberapa desa, masih ada yang mengalami stunting. Bahkan besaran prevalensinya bisa mencapai angka 49 persen.

"Meskipun secara penilaian Basel aman, namun ada sekitar delapan desa masih mengalami kasus stunting yang cukup berbahaya. Seperti Desa Tepus, Sidoharjo, Pongok, Payung, Serdang, Jelutung II, Gudang dan Sebagin," ungkapnya.

Dia mengatakan, stunting merupakan sebuah kondisi dimana tubuh anak-anak balita kekurangan gizi sehingga anak bersangkutan akan mengalami kondisi tubuh yang pendek dan tidak sesuai serta terganggunya perkembangan otak.

"Juga menyebabkan kecerdasan terganggu, gangguan pertumbuhan fisik dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Gangguan interaksi sosial, gangguan kognitif serta penyakit tidak menular yang dirasakan oleh balita yang alami stunting," jelasnya.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com