• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Pelatih Kepulauan Mariana Utara Kenang Kekalahan 0-18 dari Indonesia

Sabtu, 14 September 2019 | 12:23 WIB
Pelatih Timnas Kepualuan Mariana Utara U-16 Michiteru Mita (kanan) dalam jumpa pers sehari jelang berlangsungnya kualifikasi Piala Asia U-16 2020, Jumat (13/9/2019). [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha].
Loading...

Klikbabel.com, Jakarta - Pelatih timnas Kepulauan Mariana Utara mengenang kekalahan telak timnya dari Indonesia dua tahun lalu di ajang Kualifikasi Piala Asia U-16 2018. Tidak main-main, saat itu timnas Indonesia U-16 menghajar Kepulauan Mariana Utara dengan skor 18-0. Kini, Kepulauan Mariana Utara kembali satu grup dengan Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2020. Selain Kepulauan Mariana Utara dan Indonesia, ada juga China, Brunei Darussalam, dan Filipina.

Kepulauan Mariana Utara akan melakoni pertandingan pertamanya hari ini menghadapi Filipina, Sabtu (14/9/2019). Sementara melawan timnas Indonesia U-16 akan berlangsung 18 September 2019. "Dengan Indonesia kami sudah bertemu dua tahun lalu. Saat itu kami kalah 18-0," kata Pelatih Kepulauan Mariana Utara, Michiteru Mita dalam jumpa persnya, Jumat (13/9/2019).

Kekalahan telak 0-18 Kepulauan Mariana Utara terjadi pada 16 September 2017. Saat itu, timnas Indonesia U-16 masih ditukangi oleh Fakhri Husaini. Para pemain timnas Indonesia U-16 saat itu, kini sudah membela tim nasional U-19. Saat itu, Garuda Asia diperkuat oleh Mochammad Supriadi, Bagua Kahfi, Rendy Juliansyah, Sutan Zico, dan lain-lain. Pada edisi kali ini, Michiteru Mita menegaskan anak asuhannya sangat siap. Ia bertekad tidak lagi mau kalah dengan skor yang sangat telak.

"Kami akan mencoba lagi dan ini akan jadi pengalaman yang sangat bagus. Adanya suporter tentu akan sangat bagus buat kami," jelasnya. Pada ajang kualifikasi Piala Asia U-16 2020 ini, Indonesia diplot sebagai tuan rumah. Stadion Madya dan Stadion Utama Gelora Bung Karno, bakal dipakai sebagai venue pertandingan.

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : suara.com