• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Hingga Pukul 21.00 WIB, Damkar UPLB PT Timah Belinyu Masih Berjibaku Padamkan Api

Rabu, 11 September 2019 | 21:05 WIB
Tim Damkar UPLB PT Timah memadamkan api di Parit 4 Belinyu. Foto : ist/kus
Loading...

Klikbabel.com, Belinyu - Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) UPLB PT Timah Belinyu, Kabupaten Bangka layak mendapat apresiasi.

Hingga pukul 21.00 WIB, tim yang beranggotakan 6 orang tersebut, masih dibuat pontang-panting oleh kebakaran lahan dan hutan.

Kus, salah satu personel Damkar UPLB PT Timah Belinyu mengatakan, terdapat enam titik kebakaran hutan dan lahan di lokasi berbeda. "Ada enam titik hari ini. Ini kami masih di lokasi kebakaran. Tepatnya di Parit 3. Kita anggota ada 6 orang. Dibantu dari kantor 5 orang," kata Kus kepada Klikbabel.com, Rabu (11/9) malam.

Keenam titik lokasi itu kata dia ada di Parit 3 dan 4, Padang Siput, Bantam, Kusam dan Saber. "Mobil kita hanya ada satu. Kemarin sempat rusak. Alhamdulillah sekarang sudah bisa beroperasi lagi," tambahnya.

Menurut Kus, pihaknya dibantu oleh PDAM dan Polsek Belinyu dalam memadamkan api. Polsek kata dia menggunakan mobil patroli yang berisi tedmon air. "Untuk dari pemkab belum ada," ucapnya.

Kus mengatakan, kebakaran tidak hanya melanda hutan dan lahan saja. Bahkan sudah merembet ke pemungkiman warga. "Ini Parit 3 dekat lokasi pemungkiman. Padang Siput sudah melahap dapur warga. Gitu juga parit 4," ucapnya.

Kus berharap, masyarakat selalu berhati-hati dan menjauhi perilaku yang bisa menyebabkan terjadi kebakaran. Sebab sebagaian besar kejadian kebakaran lahan, kata Kus disebabkan oleh ulah manusia. Seperti pembakaran sampah yang tidak diawasi, juga puntung rokok yang dibuang saat masih ada apinya secara sembarangan.

"Ada juga kemungkinan pembakaran yang disengaja untuk lahan pertanian. Ketika menyalakan api di kebun untuk memasak, sebelum ditinggalkan api harus dipadamkan. Minimal sebelum ditinggalkan harus diinjak-injak, lebih bagus kalau disiram air, bisa saja kelihatan sudah padam, tapi masih ada bara dan ketika tertiup angin api menjadi besar," tutupnya.

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com