• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Kegigihan Damkar UPLB PT Timah Belinyu dalam Padamkan Api

Senin, 09 September 2019 | 13:37 WIB
Tim Damkar UPLB PT Timah memadamkan api Dusun Pejem, Belinyu. Foto : ist/kus
Loading...

Klikbabel.com, Belinyu - Banyaknya kebakaran yang melanda sejumlah kawasan saat musim kemarau, ikut menyibukkan petugas pemadam kebakaran yang ada di UPLB PT Timah Belinyu, Kabupaten Bangka.

Kus, salah satu personil pemadam kebakaran UPLB PT Timah mengaku, dalam sehari pihaknya bisa mendapat laporan 4 lokasi kebakaran hingga lebih.

"Bisa 4 lokasi, bahkan bisa lebih. Itu di Belinyu saja. Belum Riau Silip," kata Kus kepada Klikbabel.com, Senin (9/9).

Kus mengatakan, pihaknya hanya memiliki satu mobil yang biasa digunakan untuk memadamkan api. Mobil inilah yang digunakan untuk memadamkan titik api yang ada. "Pokoknya luar biasa. Kita hanya ada satu dan itu sekarang dalam keadaan rusak," tambahnya.

Kus juga mengatakan, salah satu kebakaran yang luar biasa adalah kebakaran lahan gambut di Dusun Pejem Belinyu. Butuh waktu seminggu menurut dia untuk bisa menjinakkan si jago merah.

"Bahkan sekarang juga masih ada. Mudah-mudahan tidak lagi menjadi besar," ucapnya.

Meski demikian, Kus mengaku tetap ikhlas dan semangat dalam setiap menjalankan tugas. "Pantang pulang sebelum padam menjadi slogan kami. Tetap semangat," kata dia.

Hingga Agustus, Pemerintah Kabupaten Bangka sendiri mencatat 40 kasus kebakaran hutan dan lahan dengan penyebab diduga dibakar oleh orang tidak bertanggungjawab.

Kabid Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Satpol PP Bangka, Ahmad Fauzi mengatakan, sebagian besar terjadi di sekitar Jalan Raya Lintas Timur.

Menurutnya, karhutla yang terjadi di daerahnya diduga dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab dengan berbagai alasan tanpa memperhatikan lingkungan.

Laporan karhutla dari langsung masyarakat rata-rata setiap minggu mencapai empat sampai lima laporan dengan didominasi kebakaran lahan.

Dia mengatakan, pontensi ancaman karhutla masih akan terjadi di sejumlah tempat mengingat prakiraan belum memasuki musim penghujan.

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com