• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Juli 2019, Penderita DBD di Basel Meningkat Jadi 40 Kasus

Kamis, 05 September 2019 | 14:07 WIB
Kepala DKPPKB Basel Supriyadi. Foto : Devi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Meski tidak ada kasus yang fatal, sedikitnya ada 40 orang yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga akhir bulan Juli 2019.

Kendati demikian, diungkapkan Kepala DKPPKB Basel Supriyadi hal ini bukanlah kejadian yang luar biasa. Sehingga penangganannya dilakukan bisa dengan pengobatan secara intensif bagi pasien.

"40 orang pasien DBD di Basel tersebar dengan rincian, 20 orang di Puskesmas Toboali, 10 di Airgegas, 1 di Airbara dan 2 di Payung. Lalu 5 orang di Puskesmas Simpangrimba, 1 di Tiram serta 1 lagi orang di Batubetumpang," ujarnya, Kamis (5/9).

Jika dibandingkan dengan Juli tahun 2018 lalu, kasus DBD di Basel mengalami peningkatan sebanyak 2 kasus menjadi 40 kasus dari sebelumnya yang hanya 38 kasus. Hanya saja, data tersebut belum menjadi acuan karena belum didata hingga akhir tahun. 

"Kondisi ini belum diperlukan pengasapan untuk membunuh nyamuk dan jentik penyakit karena diperlukan penelitian terlebih dulu ke lapangan. Namun pencegahan tetap dilaksanakan dengan sosialisasi dan gerakan masyarakat hidup sehat," terangnya.

Mengoptimalkan penyuluhan dan menggalakan pemberantasan sarang nyamuk melalui PKM adalah salah satu cara yang akan dilakukan guna menekan jumlah penderita DBD. Serta menganjurkan masyarakat menggalakan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik.

"Pola pemberantasan sarang nyamuk dengan cara mengajak masyarakat membuang jentik nyamuk yang ada di rumah maupun di luar rumah terutama di bak penampungan air dengan sistem 3M," pungkas Supriyadi.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com