• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


400 Ha Sawah Padi di Desa Rias Bangka Selatan Kering Total

Jumat, 23 Agustus 2019 | 16:16 WIB
Pertemuan Pemdes Rias dengan 19 Gapoktan untuk mengatasi kekeringan tanaman padi di Desa Rias. Foto : Devi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Pemerintah Desa Rias, Kacamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelar pertemuan dengan 19 gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang ada di daerah ini untuk mencari solusi guna mengatasi kekeringan air di areal persawahan.

 

Pasalnya, akibat kekeringan yang melanda tanaman padi pada musim kemarau seperti saat ini, sekitar 600 Ha tanaman padi di kawasan tersebut terancam gagal panen. Apalagi, sumber air di Kolong Yamin untuk mengairi sawah petani kondisinya sudah kering total.

"Berdasarkan keterangan ketua Gapoktan dan survei lapangan, ada seluar 600 hektare sawah sudah mengalami kekeringan. Namun yang benar-benar kering ada sebanyak 400 hektare," ujar Kades Rias Gani, Jumat (23/8) siang.

Artinya, lanjut dia, jika tidak ditanggulangi segera kekeringan sawah yang terhampar di atas lahan seluas 400 Ha, gagal panen akan benar-benar terjadi. Salah satu penyebab gagal panen tersebut karena petani terlambat melakukan tanam padi serentak.

"Sehingga sebelum panen dilakukan tepad pada saat memasuki musim kemarau seperti saat ini. Hal ini menjadi pelajaran bagi kami, kedepan rencananya kami akan berusaha menyesuaikan waktu tanam," tambah Kades Rias Gani.

Untuk mengatasi kekeringan ini, Pemprov Babel dan Pemkab Basel sudah melakukan survei dan merealisasikan pengoptimalan pompa dari sumber air yang ada di Kolong Pumpung ke jaringan irigasi sekunder yang ada di areal persawahan Desa Rias.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com