• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Gelar Pangan & Lomba Cipta Menu B2SA Diharapkan Turunkan Kasus Stunting

Selasa, 20 Agustus 2019 | 20:43 WIB
Ilustrasi. Foto : net
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Basel Suryadi Budi Setyo menuturkan, masih banyak ditemukan kondisi anak-anak yang ada di daerah ini terkena stunting dan menunjukkan kondisi gizi yang seimbang didalam masa pertumbuhannya.

Klik Juga : Masih Berusia 24 Tahun, Bidan Ini Jadi Anggota DPRD Termuda di Banyumas

Hal ini diungkapkan Budi saat memberikan sambutan dalam kegiatan gelar pangan daerah dan lomba cipta menu B2SA tingkat kabupaten tahun 2019, Selasa (20/8) pagi di halaman Kantor PKK Kabupaten Bangka Selatan.

"Di Basel, harus kita akui masih banyak anak kecil yang stunting. Stutning menunjukan gizi belum bagus karena saat masih balita merrka tidak mendapatkan asupan gizi yang memadai," ujar Suryadi Budi Setyo. Namun demikian, melalui kegiatan tersebut diharapkan para orang tua untuk berupaya memodifikasi keberagaman pangan yang bergizi sehingga akan diminati oleh anak-anak. Ini dilakukan sebagai untuk menurunkan angka stunting di Negeri Junjung Besaoh.

Dari data yang berhasil dihimpun Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Basel, dari 3.535 balita berusia 0-59 bulan, sedikitnya 456 balita dengan persentase 12,9 persen yang berada di Basel masuk kategori stunting. Mereka tersebar di 8 desa yakni Desa Serdang, Desa Tepus, Desa Sidoarjo, Desa Pongok, Desa Payung, Desa Sebagin dan Desa Jelutung 2 serta Desa Gudang.

 

 

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com