• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Agar Harga Sawit Berdaya, Aksan Ajak Petani Daftarkan Diri

Jumat, 16 Agustus 2019 | 13:38 WIB
Ketua Komisi II DPRD Babel Aksan Visyawan. Foto : ist
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Ketua Komisi II DPRD Bangka Belitung Aksan Visyawan meminta petani sawit mandiri dan swadaya yang ada di Babel, untuk segera mendaftarkan diri ke pemerintah. Hal ini menurut Aksan, agar harga tandan buah segar kelapa sawit dapat disesuaikan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Babel yang ada. "Yo petani mandiri, swadaya. Kita harus bangkit. Jangan sampai harga sawit kita tidak berdaya. Segera daftarkan diri ke pemerintah," ajak Aksan, Jumat (16/8).

Aksan menjelaskan, ajakan ini kepada mereka para petani sawit yang tidak tergabung didalam poktan, koperasi maupun plasma. "Artinya mereka mandiri. Tidak tergabung dalam poktan dan lainnya," tambah Aksan. Dia menjelaskan, surat edaran terkait pergub tersebut sudah disosialisasikan pemerintah. Ini dilakukan agar menjamin harga sawit di tingkatan petani. "Formulir bisa diambil di dinas pertanian setempat atau di Komisi II DPRD Babel," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Juaidi menjelaskan, langkah ini juga sekaligus untuk mendata dan mengetahui berapa jumlah petani atau pekebun sawit secara mandiri yang ada di Bangka Belitung. Selain, memberikan kepastian harga tandan buah segar kelapa sawit. "Kita telah mengeluarkan pengumuman  tertanggal 8 Juli 2019 yang ditandatangani Bapak Gubernur. Selain itu juga kita juga menyampaikan surat edaran kepada Bupati/Walikota agar menyampaikan pengumuman itu ke perangkat sampai ke perangkat desa dan masyarakat desa. Intinya agar petani atau pekebun sawit mandiri segera mendaftarkan kebun sawit milikiknya ke dinas pertanian," kata dia.

Langkah ini lanjut Juaidi, sebagai upaya untuk mendata petani/pekebun sawit mandiri sehingga nantinya mereka dapat bergabung ke dalam kelembagaan baik di kelompok tani, gapoktan, koperasi, lembaga ekonomi masyarakat, dan bumdes. "Dengan dasar itu kita menjembatani proses kemitraan dengan perusahaan sehingga ada kepastian harga TBS," ungkapnya.

Menurut Juaidi, harga TBS itu selalu fluktuatif dan berdampak kepada petani. Dengan bergabungnya petani dalam kelembagaan maka akan ada kepastian harga. "Untuk itu kita minta pekebun agar mendaftarkan dirinya ke Dinas Pertanian Provinsi, atau Dinas Pertanian Kabupaten/Kota. Langkah bagi masyarakat atau pekebun sawit yang akan mendaftarkan kebunnya dapat mengambil formulir Dinas Pertanian Provinsi, atau Dinas Pertanian Kabupaten/Kota. Setelah formulir diisi lalu diserahkan kembali ke Dinas Pertanian Provinsi, atau Dinas Pertanian Kabupaten/Kota atau dikirim melalui email  (HYPERLINK mailto:perkebunanbabel@yahoo.com atau whatsApp sdr Jamaluddin nomor 08137332502.

 

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com