• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


UBB Berikan Teknologi Mesin Pencacah Khusus Buatan Anak Bangsa

Rabu, 14 Agustus 2019 | 10:19 WIB
Loading...
Klikbabel.com, Sungaiselan - Karya mesin Pencacah pelepah kelapa sawit dari anak-anak Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) meluncur, Bupati Bangka Tengah (Bateng), H Ibnu Saleh bersama masyarakat Sungai selan ucapkan terimakasih.
 
Ketua Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa UBB di Kelurahan Sungaiselan, Fiqih akbar mengaku pada kesempatan ini pihaknya ingin berpatisipasi mensejahterahkan masyarakat berprofesi peternak. Maka dari itu, pihaknya membuatkan teknologi pengelolah pakan ternak yakni mesin pencacah pelepah kepala sawit.
 
"Tenologi yang merupakan karya kami sendiri ini dibuat khusus untuk masyarakat Kelurahan Sungaiselan Kecamatan Sungaiselan," kata Fiqih Akbar kepada klikbabel.com, Rabu (14/8).
 
Fiqih Akbar berharap apa yang sudah diperbuat olehnya bersama rekan-rekan Mahasiswa UBB ini bermanfaat bagi masyarakat berprofesi sebagai peternak.
 
"Harapan lainnya juga perekonomian masyarakatpun meningkat, semua peternak sejahtera," harapnya.
 
lanjut Fiqih akbar, Pembuatan Teknologi yang di rancang khusus ini menyesuaikan kondisi lapangan tingkat peternak dan petani sawit. 
 
"Teknologi buatan anak bangsa ini kami berikan, mudah-mudahan bermanfaat bagi Peternak," katanya.
 
Pada kesempatan ini, ia bersama rekannya berterimakasih atas dukungan Bupati Ibnu dan masyarakat Sungaiselan.
 
"Kami melihat di lapangan, menjadi petani itu juga sejahtera. Peternak dan petani di Sungaiselan ini semua sejahtera. Kamipun akan menerapkan hal yang sama di kampung halaman masing-masing. Kami ingin jadi pengusaha di bidang pertanian," pungkasnya.
 
Terpisah Bupati Ibnu mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa UBB yang melaksanakan KKN di Sungaiselan. Kemarin Selasa (13/8), Mahasiswa UBB tersebut telah memberikan teknologi mesin pencacah pelepah kelapa sawit kepada masyarakat Sungaiselan.
 
"Teknologi mesin pencacah pelepah kelapa sawit buatan anak Bangsa ini diyakini sangat membantu masyarakat dalam pembuatan pakan ternak," ungkapnya.
 
Bupati Ibnu menyampaikan bahwa Kelurahan Sungai selan merupakan pusat belajar dari seluruh indonesia tentang integrasi antara sapi dan sawit. Beragam teknologi sudah di terapkan oleh Peternak di Sungaiselan yang tergabung dalam Kelompok Ternak (Kopnak).
 
"Selama ini teknologi yang diterapkan cukup canggih dan murah. Di harapkan adanya tambahan teknologi pembuatan pakan dari mahasiswa UBB kedepan terjadi penekanan biaya operasional peternak yang lebih murah lagi dan efesien," harapnya.
 
Bupati Ibnu juga menyampaikan saat ini Bateng lagi gencar-gencarnya menerapkan teknologi pemberian pupuk MA 11 untuk sawit. Kemarin M11 yang sudah di terapkan ke petani cabai Desa Trubus sudah berhasil, terjadi penghematan pemberian pupuk normalnya hingga 45 persen.
 
"Penghematan 45 persen itu mulai dari pengapuran awal hingga pemberian pupuk sampai batang cabai tidak produktif lagi," kata Bupati Ibnu.
 
Pada kesempatan ini, Bupati Ibnu memberikan apresiasi kepada Mahasiswa UBB, atas Inovasi pembuatan teknologi mesin pencacah khusus buatan anak Bangsa.
 
"Ayo bersama kita lahirkan inovasi-inovasi baru sehingga Petani dan peternak di Bateng Sejahtera. Kita berharap Bateng terus Unggul dalam segala bidang,"ulasnya.
 
Motivasi ini diberikan Bupati ibnu kepada Mahasiswa, agar Mahasiswa juga berkontribusi merubah profesi masyarakat sebagai petani menjadi Wiraswasta di bidang pertanian.
 
"Dari petani cabai, jadi pengusaha cabai. Dari peternak sapi, menjadi pengusaha jual beli sapi. Artinya melalui teknologi kita buat dan terapkan, maka kita sudah berkontrubusi meningkatkan hasil produksi sehingga mereka fokus ke penjualan dan aktifitas pertaniannya bisa di lakukan tenaga kerja lainnya," ulasnya seraya mengatakan selain berkontribusi merubah profesi, Mahasiswa UBB juga berkontribusi menciptakan lapangan pekerjaan.
 
"Petani sukses jadi pengusaha. Masyarakat lain yang ingin menjadi pekerja bisa bekerja di pertanian yang sukses tersebut. Seperti Pertanian Cabai di trubus, sudah banyak masyarakat bekerja disana untuk memetik cabai," tambahnya.
 
Sementara itu, salah seorang Peternak Kelurahan Sungaiselan, Martono mengucapkan terimakasih kepada Mahasiswa UBB dan Bupati Ibnu.
 
"Makasih mesin pencacahnya. Terimakasih juga masukannya untuk menerapkan teknologi M11," kata Martono.
 
Menurut Martono Bupati Ibnu sangat perhatian dengan masyarakat Sungaiselan. Selain dukungannya menjadikan Sungaiselan tempat belajar peternakan di tengah perkebunan sawit.
 
"Beragam teknologi sudah kami terapkan disini. Sapi kami semua besar-besar dan bulunya mengkilat. Sawit kamipun tumbuh subur. Sekarang petani lain sudah banyak belajar atau sekedar bertanya-tanya, bahkan mereka menginap di Sungaiselan sengaja ingin belajar selama satu minggu," ungkapnya.
 
Selain perhatiannya ke Teknologi, pemberian sapi dan bibit sawit. Bupatj Ibnu juga sudah membangun jalan beraspal hingga ke lingkungan peternakan sapi.
 
"Dengan kondisi jalan yang bagus sekarang, kami sangat terbantukan sekali. Semua aktifitas menjadi lancar, terimakasih Bupati Ibnu," pungkasnya.
Loading...


Penulis  : Roni
Editor    : Septi Artiana
Sumber : Klikbabel.com