• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Sektor Pertambangan Babel Belum Juga Membaik

Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:37 WIB
Penambang timah di wilayah Kabupaten Bangka. Foto : Hairul/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Meski sektor pertanian dan perdagangan di Provinsi Bangka Belitung pada triwulan kedua dinilai membaik. Hal berbeda terjadi pada sektor Industri pengolahan serta sektor pertambangan dan penggalian. Kepala Tim SP PUR Layanan Dan Administrasi Perwakilan BI Babel, Dedi Sutardi, Rabu (14/8) menjelaskan, Sektor Industri Pengolahan mengalami kontraksi sebesar 1,48% (yoy) pada triwulan ini, setelah pada triwulan sebelumnya masih mampu tumbuh sebesar 2,17%.

Klik Juga : Cara Komunikasi Pemkot Pangkalpinang Harus Diperbaiki

"Kontraksi pada sektor industri pengolahan ini dipengaruhi oleh masih terbatasnya produksi industri pengolahan logam timah karena sebagian besar smelter timah swasta masih belum beroperasi. Sejalan dengan kondisi ini, pertumbuhan ekonomi sektor pertambangan dan penggalian juga tercatat mengalami pelambatan. Sektor Pertambangan dan Penggalian tumbuh sebesar 0,30% (yoy), setelah pada triwulan sebelumnya tumbuh tinggi sebesar 7,73% (yoy)," ujarnya.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Babel pada triwulan II 2019 ditopang oleh membaiknya konsumsi LNPRT, Konsumsi Pemerintah, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dan Ekspor. Konsumsi LNPRT tercatat tumbuh sebesar 15,72% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh mencapai 12,62% (yoy) sejalan dengan adanya kegiatan lembaga/organisasi untuk meramaikan berbagai event seperti Hari Besar Keagamaan, pemilu serentak dan event berskala nasional.

"Konsumsi pemerintah juga tumbuh sebesar 12,86% (yoy) lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang mengalami kontraksi sebesar 21,74% (yoy) sejalan dengan peningkatan belanja pegawai untuk pembayaran gaji ke 13, tunjangan hari raya, maupun peningkatan realisasi proyek pemerintah. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh sebesar 7,83% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 7,60% (yoy). Didorong oleh banyaknya pembangunan infrastruktur dan meningkatnya barang modal non-bangunan seperti penambahan luas tanam dan pembukaan tambak udang baru. Pertumbuhan ekspor tercatat membaik meskipun masih mengalami kontraksi yang didorong oleh membaiknya ekspor timah maupun ekspor non timah seperti ekspor CPO, lada dan ikan," tambahnya.

Klik Juga : Pertumbuhan Ekonomi Babel Diklaim Membaik


Pada triwulan III 2019 pertumbuhan ekonomi Babel diperkirakan akan membaik meskipun masih terbatas. Perbaikan ini didorong oleh perkiraan membaiknya kinerja sektor pertanian sejalan dengan adanya peningkatan produksi sektor perkebunan yang akan memasuki masa panen pada semester II 2019 dan meningkatnya kinerja sektor perikanan yang didorong oleh masih tingginya permintaan serta faktor musim yang mendukung.

"Optimisme membaiknya pertumbuhan ekonomi triwulan III juga didorong oleh meningkatnya realisasi anggaran/proyek pemerintah, perbaikan ekspor non timah, peningkatan ekspor antar daerah khususnya melalui peningkatan jumlah tamu wisatawan domestik, serta peningkatan konsumsi dalam rangka hari raya keagamaan maupun event nasional/internasional. Sementara itu, sektor industri pengolahan yang belum membaik terutama industri pengolahan timah memberikan risiko tekanan penurunan kinerja ekonomi di Bangka Belitung. Sampai dengan akhir tahun, pertumbuhan ekonomi Babel diperkirakan akan berada pada kisaran 4,0% - 4,5% (yoy)," tutupnya.

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com