• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Pemkab Bangka Kaji Permohonan Keringanan Pajak PT Pulo Mas

Selasa, 13 Agustus 2019 | 15:12 WIB
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Bangka, Restunemi
Loading...

Klikbabel.com,Sungailiat - Terkait permohonan pengurangan pajak yang dilakukan oleh PT Pulo Mas kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka baru-baru ini, diketahui masih dalam pengkajian.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Bangka, Restunemi mengatakan, sudah dilakukan pertemuan antara pihak PT Pulo Mas bersama Pemkab Bangka yang juga dihadiri oleh Kejari Bangka. 

"Dalam rapat kemarin, kita meminta keterangan dari Pulo Mas.
Pemkab Bangka juga mengundang Kejari melalui Inspektorat, untuk meminta audit keuangan dan administrasi dari PT Pulo Mas," jelasnya, Selasa (13/8/2019).

Menurutnya, tujuan dilakukannya rapat, Pemkab Bangka sendiri ingin meminta kejelasan dari PT Pulo Mas yang meminta pengurangan terhadap pajak. 

Sementara, hadirnya Kejari sesuai permintaan Bupati Bangka yang ingin melihat lebih dalam tentang kesanggupan PT Pulo Mas kewajiban pajak karena berkurangnya kemampuan keuangan perusahaan. 

"Sejauh ini pembayaran pajak mereka masih berjalan lancar. Untuk besarannya itu Rp3500 per ton. Dan mereka minta menjadi Rp3 ribu per tonnya. Karena kemampuan keuangan mereka (Pulo Mas)," ungkapnya.

Lebih lanjut, permintaan pemohon keringanan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan yang diajukan PT Pulo Mas tersebut, berdasarkan surat bernomor 108/PMS/6/2019, perihal permohonan keringanan pajak pasir tanggal 11 Juni 2019 kemarin.

Restunemi juga mengaku, pihaknya dalam bahasan permohonan, hanya sebatas mempertimbangkan bersama Bupati. Pemkab Bangka sendiri, dikatakannya, akan terus memperjuangkan nilai pajak tersebut, terutama dengan keinginan pemasukan pajak, demi perkembangan pembangunan di Kabupaten Bangka. 

"Syaratnya (permohonan) harus dilengkapi terlebih dahulu. Makanya dalam rapat kemarin hadir pihak Inspektorat juga bersama Kejari, untuk melakukan pengkajian karena alasan mereka kemampuan keuangan," terang Restunemi.

Loading...


Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com