• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Cetak Biru PPM Usaha Pertambangan Diluncurkan

Jumat, 09 Agustus 2019 | 10:46 WIB
Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat peluncuran cetak biru PPM Pertambangan. Foto : ist
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, Jumat (9/8/2019) pagi, meluncurkan Cetak Biru/Blue Print Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pada Kegiatan Usaha Pertambangan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Provinsi Babel di Gedung Graha Timah Pangkalpinang ini, dihadiri Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM RI, Muhammad Hendrasto, Direktur SDM dan Umum PT. Timah Tbk, Muhammad Rizki, GM PT.Timah Tbk Wilayah Babel, Ahmad Syamhadi, Kepala Bappeda Babel, Feri Insani, Plt. Dinas ESDM Babel, Rusbani, dan Pelaku Usaha Pertambangan Se-Babel.

Gubernur Babel mengatakan, dengan telah diluncurkannya cetak biru PPM ini, tentunya kepada seluruh perusahaan yang memiliki IUP harus mempunyai program ini. Khusus PT Timah, kewenangannya ada di pusat, namun berkoordinasi dengan Provinsi. Provinsi, kata gubernur, ingin usaha pertambangan PT Timah, dimana bila ada lahan - lahan yang tidak mengganggu proses pertambangan untuk langsung direhabilitasi melalui program PPM.

Gubernur menegaskan, program ini bukan reklamasi, melainkan program pasca penambangan. “Program pasca penambangan ini, dapat kita lakukan dengan payung hukum PPM dalam rangka memberdayakan ekonomi masyarakat,” ujar Gubernur. "Biasanya, usai penambangan lahan dibiarkan dulu baru melakukan reklamasi dan perencanaan lainnya. Tetapi, dengan program ini, kita sudah bisa langsung melakukan aksi masukkan dalam program PPM, tinggal ubah dokumen rencana paska tambang, lakukan apa yang sesuai dengan program pemerintah, terjun ke lapangan, dampingi dan langsung pemberdayaan kepada masyarakat," jelas Gubernur.

Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara, Muhammad Hendrasto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemprov Babel atas usaha yang dilakukan yaitu tersusunnya dokumen cetak biru PPM sektor pertambangan. Menurut dia, saat ini, dari 34 Provinsi baru 4 Provinsi telah menyusun cetak biru. Untuk komoditas mineral logam, baru Bangka Belitung yang sudah menyusun cetak biru. Bangka Belitung merupakan pionir penyusunan cetak biru. "Untuk itu, kami mengapresiasi hal ini dan terus mendorong agar para pelaku usaha pertambangan di Babel menyusun rencana induk program PPM yang sesuai dengan cetak biru, sehingga semua Program PPM akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan program Pemprov Babel," harapnya.

 

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com