• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Puluhan Unit HP Dibobol Maling, Wendy Cell Merugi Lebih dari Rp100 Juta

Kamis, 08 Agustus 2019 | 09:24 WIB
Barang bukti HP baru yang diamankan Timgab Polres Basel dan Polsek Toboali. Diduga kuat hasil curian di Konter HP Wendy Cell Toboali. Foto : ist
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Puluhan unit Handphone (HP) merk Samsung, Nokia, Oppo, Vivo dan Xiaomi di Konter HP Wendy Cell yang berlokasi Jl Jenderal Sudirman Toboali hilang tak tersisa akibat tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) pada Rabu (31/7) malam lalu.

Klik Juga : Pelaku Pembobol Konter Milik Anggota Dewan Terpilih Sempat Tawarkan Satu Tas HP ke Pembeli

Akibatnya, pemilik konter Wendy anggota DPRD Bangka Selatan (Basel) terpilih periode 2019-2024 menderita total kerugian materi mencapai Rp 103.215.000. Saat ini,  ketiga pelaku telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Basel dan disangkakan Pasal 363 ayat 2 KUHP.

"Ada sekitar 29 unit HP dengan beragam merk dan tipe yang hilang akibat kasus pencurian itu. Satu unit server atau penyimpanan memori CCTV dan 1 unit wifi serta uang tunai senilai 10 juta juga dibawa lari oleh pencuri," sebut Kabag Ops Polres Basel Kompol Rusnoto, Rabu (7/8) malam.

Terungkapnya kasus curat tersebut, dijelaskan Rusnoto bermula saat penjaga Toko HP Wendy Cell, Rosi (22) warga Jl Raya Gadung Toboali datang ke konter guna melakukan aktifitas sehari-hari untuk menjaga dan menjual berbagai macam barang elektronik HP, Kamis (1/8).

"Setelah tiba di konter, saksi membuka rolling door konter dan masuk. Awalnya, pada saat masuk, saksi belum curiga bahwa konter yang dia jaga sudah terbobol. Saksi baru menyadarinya saat akan menyusun HP yang ada di etalase," ujarnya.
Sontak saja, saksi kemudian terperanjat karena semua HP yang biasanya berada di etalase sudah hilang. Karena panik, dirinya keluar dan menghubungi salah satu rekannya kerjanya Joko untuk melihat kondisi sekitar.

"Pada saat melihat kondisi konter yang biasanya dia jaga bahwa pada belakang terlihat pentilasi jendela WC sudah dalam keadaan terbongkar. Saksi menuju ke halaman belakang terlihat adanya penyangga berupa papan yang sudah tergeletak dibelakang konter," paparnya.

Guna melakukan pengecekan kembali, kedua saksi mencoba melihat keadaan yang terjadi dari CCTV yang terpasang. Namun pada saat dilihat, CCTV sudah dalam keadaan mati dikarenakan server penyimpanan perekam memori beserta Wifi sudah hilang.

"Selanjutnya kedua saksi melaporkan perihal kejadian tindak pidana curat itu kepada Irfan selaku pengurus Konter HP Wendy Cell. Saksi kemudian membuat laporan pada hari itu juga sekitar jam 12.30 sebagaimana LP/B- 440/VIII/HUK.1.2.1/2019/Babel/Res Basel/Sek Toboali/SPK, tanggal 1 Agustus 2019," jelasnya.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com