• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Dua Penambang Asal Air Samak Meninggal Tertimbun Tanah

Senin, 05 Agustus 2019 | 21:08 WIB
Laka tambang yang menyebabkan dua orang meninggal dunia. Foto : ira/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Muntok - Dua orang penambang asal Kampung Air Samak, Ashari (42) dan Rustam (35) meninggal dunia akibat tertimbun tanah. Keduanya tertimbun tanah saat sedang menambang di daerah Tembesi Desa Mayang Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat, Minggu (04/08/2019).

Anggota Polsek Simpang Teritip mendapatkan informasi dari masyarakat sekira pukul 15.00 wib bahwa di daerah Tembesi Desa Mayang ada dua orang yang tertimbun tanah dikarenakan adanya aktivitas penambangan timah secara ilegal.

Sehubungan dengan adanya info tersebut, anggota polsek langsung melakukan penyelidikan tentang benar atau tidaknya info tersebut. 

"Memang benar di daerah Tembesi telah terjadi kecelakaan kerja tambang yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia," Kata Kapolsek Simpang Teritip, IPTU Astrian Tomi.

Penambangan tersebut dilakukan dengan menggunakan alat berupa mesin tanah, mesin pompa air,  selang, selang monitor dan sakan.

Sementara itu, dari keterangan saksi, Julius menjelaskan Ashari dan Rustam merupakan pemilik tambang tersebut. Mereka bekerja hanya berdua saja. Dan pada saat korban berdua sedang menyemprot air ke tanah dengan menggunakan selang monitor, tanah buangan yang berada di sisi belakang korban tiba - tiba longsor dan langsung menimpa kedua penambang tersebut.

Kedua korban tersebut tak dapat mengelak dan akhirnya tertimbun tanah dan meninggal dunia.

Kapolsek Simpang Teritip, IPTU Astrian Tomi menjelaskan korban telah di evakuasi dan telah di antar ke rumah duka.

Loading...


Penulis  : Ira
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com