• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Ada 14 Titik Kebakaran di Kabupaten Bangka, Ini Pemicunya

Rabu, 31 Juli 2019 | 13:07 WIB
Kabid Penanggulangan Bencana dan kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kabupaten Bangka, Akhmaf Fauzi. Foto : Rama/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Musibah kebakaran di wilayah Kabupaten Bangka, hingga saat ini sudah tercatat sebanyak 14 kali terjadi, terhitung sejak Januari lalu.

Kabid Penanggulangan Bencana dan kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kabupaten Bangka, Akhmaf Fauzi mengatakan, kebakaran banyak terjadi disebabkan oleh musim kemarau yang terjadi.

Ia melanjutkan, dari sejumlah 14 titik kebakaran, tiga diantaranya terjadi di kediaman masyarakat. Selain itu, titik kebakaran di wilayah Kabupaten Bangka juga tersebar di beberapa wilayah. "Titik rawan kebakaran di wilayah Kabupaten Bangka ini, banyak di daerah Lintas Timur, Belinyu, Mendo Barat juga ada di Lingkungan Matras," jelasnya Selasa (30/07/19).

Ia melanjutkan, kejadian kebakaran dapat disebabkan oleh dua faktor, yakni alam dan non alam. Hal tersebut misalnya terdapat titik panas bumi di salah satu wilayah.

Namun, saat ini, dikatakannya, kebakaran banyak terjadi disebabkan oleh non alam, seperti kelalaian masyarakat yang dengan sengaja membuang puntung rokok. "Misalnya masyarakat yang buang puntung (rokok) sembarangan di hutan yang memiliki bahan mudah terbakar seperti rumput yang kering bisa saja itu terjadinya kebakaran," lanjutnya.

Sementara itu, Satpol PP Kabupaten Bangka sampai sekarang sudah memiki beberapa unit pemadam yang siap diturunkan ketika terjadi kebakaran. "Kita sudah punya tiga unit mobil pemadam, satu suplai air, dan satu portable fire yang siap dioperasikan," terangnya.

Seluruh masyarakat Kabupaten Bangka, diimbau Fauzi, agar dapat lebih berhati-hati dalam menjaga lingkungan sekitar, terutama terkait membuang puntung rokok ataupun api sembarangan. Selain itu masyarakat juga diajak untuk dapat bersama-sama menjaga hutan di lingkungan sekitar. "Harus ada kesadaran untuk menjaga  lingkungan, kalau memang ditemukan ada orang yang sengaja membakar hutan maka akan dikenakan tindak pidana," pungkasnya.

Loading...


Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com