• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Selain Belum Lengkapi Perizinan, Laporan Investasi PT SNS Dinilai Tak Masuk Akal

Kamis, 25 Juli 2019 | 19:59 WIB
Laporan perizinan dan nonperizinan penanaman modal yang dimiliki PT SNS. Foto ; ist
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Laporan real realisasi investasi sebesar Rp 100 juta yang disampaikan oleh PT Swana Nusa Sentoas (SNS) kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dinilai belum jelas dan tidak masuk akal.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kasi Wasdal DPMPPTSP dan Perindag Basel, Andy kepada wartawan perihal progres dokumen perizinan yang harus dilengkapi PT SNS setelah dilayangkan Surat Peringatan (SP) 2 pada 24 Juni kemarin.

"Sekitar dua minggu setelah layangkan SP2 kemarin, PT SNS kemudian menyampaikan secara online kelengkapan dokumen perizinan. Pertama, pendaftaran penanaman modal dan izin prinsip penanaman. Kedua SK hak atas tanah atau sertifikat," kata Andy, Rabu (25/7).

Namun, kedua laporan kelengkapan perizinan tersebut tidak disertai dokumen. Tidak hanya itu, beberapa perizinan lain yang harus dilengkapi hingga saat ini belum mereka lengkapi. Diantaranya angka pengenal importir produsen dan fasilitas bea masuk atas impor.

"Meliputi barang modal (mesin atau peralatan) dan bahan baku atau penolong. Kemudian fasilitas fiskal lainnya, rencana penggunaan tenaga kerja, izin lokasi, IMB, izin UU gangguan atau HO dan izin teknis lainnya," ungkapnya.

Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kecamatan Leparpongok tersebut hingga saat ini belum melengkapi poin-poin perizinan yang diminta Pemkab Basel.

"Dalam waktu dekat, tim wasdal akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kades-kades di desa Leparpongok. Mungkin setelah event TCOF, kami akan berkoordinasi juga dengan pak Bupati, kepala OPD terkait untuk melayangkan SP3 sekaligus penyegelan," papar Andi.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com