• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


PT Timah Kenalkan Project Kampoeng Reklamasi di Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2019

Kamis, 11 Juli 2019 | 21:53 WIB
PT Timah ikut serta dalam Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2019. Foto : Ist/PT Timah
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - PT Timah Tbk yang tergabung dalam Holding Industri Pertambangan, turut berpartisipasi meramaikan Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2019 di Jakarta Convention Center yang digelar selama tiga hari, Kamis-Sabtu (11-13/7).

Keikutsertaan PT Timah sebagai bentuk wujud eksistensi kepedulian terhadap lingkungan. Pameran lingkungan terbesar ini dibuka langsung Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar, Rabu (11/7) pagi.

Project Kampoeng Reklamasi PT Timah menjadi salah satu produk unggulan yang menarik perhatian pengujung pameran.

Booklet mengenai Kampoeng Reklamasi yang disajikan di stand booth pun satu persatu diambil pengujung yang tertarik akan pengelolaan reklamasi PT Timah.

"Pertumbuhan penduduk dan ekonomi yang sangat cepat menimbulkan konsekuensi terjadinya peningkatan permintaan barang dan jasa serta peningkatan transportasi yang berbanding lurus dengan tingginya penggunaan bahan bakar fosil. Pembakaran yang kurang baik pada sektor transportasi menyumbang 70 persen pencemaran di perkotaan, disusul dengan sumbangan dari sektor industri. Hal ini berdampak pada penurunan kualitas udara sehingga polusi udara telah muncul sebagai salah satu risiko kesehatan terkemuka di dunia," kata Wapres Jusuf Kalla.

Menurut Wapres, diperlukan pola hidup yang menyatu dengan alam. Hal tersebut dapat ditandai dengan seminimal mungkin melakukan aktivitas yang menghasilkan unsur yang dapat mencemari alam, misalnya dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, mengurangi penggunaan plastik, sabun, detergen, atau bahan kimia lainnya, termasuk mengelola sampah dengan bijak.

Untuk mengurangi polusi udara dari kendaraan bermotor, Menteri Siti menyampaikan telah dilakukan upaya-upaya peralihan penggunaan bahan bakar bersih secara bertahap, pengalihan moda transportasi dari kendaraan pribadi ke jenis angkutan umum massal, kebijakan pengetatan baku mutu emisi, dan pengembangan serta penambahan ruang terbuka hijau.
 

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com