• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Bangka Induk Jadi Penyuplai Babi Terbanyak se-Pulau Bangka

Kamis, 11 Juli 2019 | 00:16 WIB
Kepala Dinas Pertanian Bangka, Kemas Arfani. (Foto : Ramandha/klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com,Sungailiat - Kabupaten Bangka tercatat menjadi wilayah produsen babi terbesar se-pulau Bangka berkisar 2594 ekor babi sembelih berdasar data 2018 dari tiga Rumah Potong Hewan (RPH) di Sungailiat, Belinyu dan Merawang. Bahkan, peternak mampu menyuplai keluar daerah.

"Itu untuk memenuhi permintaan dari luar daerah. Mereka menganggap daging babi dari Bangka ini paling bagus,'' terang Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Kemas Arfani Rahman Rabu (10/07/2019).

Di Kabupaten Bangka sendiri, dominasi kandang babi terdapat di beberapa desa, yakni desa Rebo, Merawang, Pesaren,  Pemali, dan desa Dwi makmur. ''Tapi belum dilakukan pendataan secara lengkap terkait jumlah peternakan babi yang ada di daerah,'' ungkapnya.

Sementara itu, setiap masyarakat yang ingin memiliki peternakan atau budidaya babi, Kemas mengimbau agar masyarakat membuat pendaftaran dan perizinan melalui Dinas Pertanian.

"Kepada masyarakat yang memiliki peternakan babi dengan populasi induknya diatas 50 ekor, harus lapor dan membuat surat izin,'' jelasnya. 

Ia melanjutkan, apabila usaha peternakan tersebut sudah mengantongi izin, maka pihaknya akan membantu peternak, seperti dalam hal memberi vaksin kepada babi-babi yang terkena penyakit.

Untuk peternakan babi yang sifatnya hanya penggemukan saja, dikatakan Kemas, diharuskan untuk didaftarkan ke Dinas Pertanian Bangka. ''Untuk peternakan yang hanya bersifat penggemukan dan bukan budidaya, masyarakat tidak bisa untuk membuat surat izin dan kami pun tidak bisa mengeluarkan izin. Tapi peternak tersebut tetap harus mendaftar supaya nanti ada pembinaan dari penyuluh,'' ungkapnya.

Lebih lanjut, terdapat beberapa kriteria yang menjadi tolak ukur dalam membuat surat perizinan peternakan ataupun budidaya babi. Kriteria itu, seperti jumlah induknya minimal 50 ekor, kalau pun indukannya hanya 3 ekor, pihak Dinas Pertanian tidak dapat mengeluarkan surat izin, namun tetap harus didaftarkan. ''Lalu minimal kandang tersebut jaraknya 750 meter dari pemukiman warga," tutupnya.

Loading...


Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com