• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Kapal Trawl Bakal Timbulkan Konflik Sosial dan Horizontal

Jumat, 05 Juli 2019 | 21:08 WIB
Anggota DPRD Basel Musani.
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Konflik sosial serta konflik horizontal dikhawatirkan akan muncul di tengah masyarakat Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akibat kembali maraknya aktivitas kapal trawl yang beroperasi di sekitar perairan laut Toboali. 

Anggota DPRD Basel Musani mengaku resah dengan kondisi tersebut. Dia prihatin dengan keberadaan nelayan yang menggunakan jaring trawl sehingga akan berdampak pada berkurangnya penghasilan nelayan tradisional lokal. 

"Kami minta Pemprov Babel bersama dengan Pemkab Basel segera mencarikan solusi terbaik terkait persoalan kapal trawl ini. Jika dibiarkan terus berlarut-larut maka akan menimbulkan konflik sosial masyarakat," kata Musani, Jumat (5/7).

Bilamana memang jaring trawl nelayan dilarang keras digunakan karena dapat menyebabkan kerusakan sumber daya ikan dan lingkungannya, hendaknya dialokasikan anggaran untuk digantikan dengan jaring yang ramah lingkungan.

"Aktivitas ilegal seperti trawl dan lainnya akan berjalan dengan aman jika terkoordinir dengan baik. Untuk itu, saya mengingatkan agar aparat, LSM bahkan wartawan, janganlah tergiur ataupun sengaja memberikan ruang atas aktivitas-aktivitas ilegal ini," tegasnya. 

Sebab kata Politisi PKS itu, jika diberi ruang mereka untuk bekerja, maka aktivitas ilegal seperti demikian akan berlangsung terus menerus dan terkesan pekerjaannya dilindungi. Ia mengajak semua pihak untuk memperhatikan aspirasi para nelayan yang berjuang menyampaikan aspirasinya. 

"Nelayan kita sudah berulang kali ke Gubernur, Kapolda dan Ketua DPRD Babel tetapi solusi kongkritnya belum ada. Ini pun mungkin jika tidak dikeluhkan nelayan kembali mungkin tidak ada penertiban trawl yang dilakukan aparat, mari duduk bersama kita carikan solusi terbaik," terangnya.

Seperti diberitakan, Nelayan Batu Perahu, Kelurahan Tanjung Ketapang, Toboali, Kodi Midahri mengeluhkan aktivitas ilegal kapal trawl yang kembali marak di perairan Toboali. Bahkan aktivitas tersebut nekad beroperasi dekat dengan bibir pantai. 

Kodi mempertanyakan janji Pemprov, DPRD serta Polda Babel untuk menertibkan serta memberikan solusi terbaik terhadap kasus trawl dan juga compreng.

"Jangan didiamkan dan dibiarkan saja terus menerus, jika tidak ada solusi kita akan kembali turun ke jalan," ungkapnya.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com