• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


ASN Bateng Dituntut Pelayanan Prima, Ibnu Imbau Jaga Kebugaran Jasmani

Jumat, 05 Juli 2019 | 18:40 WIB
Para ASN Saat Melakukan Senam (Roni/Klikbabel.com)
Loading...
Klikbabel.com, Koba - Sebagai pelayan publik, Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk selalu memberikan pelayanan prima. 
 
Menyikapi hal ini, Bupati Bangka Tengah (Bateng) juga meminta agar ASN selalu menjaga Kebugaran jasmaninya.
 
"Dengan di laksanakannya senam yang rutin setiap Jumat. Saya harapkan ASN kita selalu di berikan kebugaran jasmani," kata Ibnu Saleh kepada Klikbabel.com, Jumat (5/7/2019).
 
Guna menjaga kebugaran dan kesehatan para ASN, selain rutinitas senam setiap Jumat, Ibnu mengaku saat ini Bateng juga gencar melakukan pengukuran kebugaran jasmani terhadap ASN khususnya pejabat eselon.
 
"Kita harapkan melalui kegiatan tersebut, kebugaran ASN di Bateng yang tugasnya melayani publik selalu prima," kata Ibnu.
 
Jika ada ASN yang memiliki riwayat penyakit serius, Ibnu mengimbau agar berobat rutin hingga sembuh.
 
"Kalau ada yang sakit, saya minta agar berobat rutin. Jangan di tahan sakitnya, cek terus hingga sembuh. Kami ingin semua ASN berkondisi sehat jasmani," pungkasnya.
 
Pantauan awak media, di Stadion Sepak Bola Bateng, pagi sekitar pukul 08.00 WIB, kurang lebih 100 orang ASN melakukan senam ringan dilanjutkan berlari-larian kecil mengelilingi lapangan sepak bola.
 
Setelah itu mereka melakukan pengecekan kesehatan tubuh yang dilakukan oleh petugas medis dari Dinas Kesehatan.
 
Peserta yang mengikuti pemeriksaan kebugaran, sesuai surat pemberitahuan untuk melakukan persiapan pelaksanaan pengukuran kebugaran jasmani ASN. Mereka wajib tidur minimal 6 jam sebelum pengukuran, tidak melakukan aktivitas berat selama 24 jam sebelum pengukuran, makan dilakukan 2 jam sebelum pengukuran, tidak merokok menjelang dan selama pengukuran.
 
Kepala Dinas Kesehatan Bateng, dr. Bahrun Siregar Sutrisno mengatakan kegiatan ini dilakukan minimal 6 bulan sekali, bisa 3 bulan sekali.
 
"Tujuannya untuk mengetahui tingkat kebugaran ASN. Tingkatan yang direkomendasikan hasil pemeriksaan kebugaran, yakni baik, cukup dan kurang," ungkap Bahrun.
 
Pengecekan kebugaran yang dilakukan, kata Bahrun mulai dari pemeriksaan kesehatan awal hingga deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM).
 
"Tekanan darah, berat badan, lingkar perut, kolesterol, asam urat dan kadar gula darah semua kita periksa," katanya seraya menyebut peserta yang merupakan pejabat eselon ikuti kegiatan pemeriksaan kebugaran kurang lebih sebanyak 100 orang.
 
"Mereka yang di kategorikan tingkat kebugarannya kurang, kami rekomendasikan rutin melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan awal," pungkasnya.
Loading...


Penulis  : Roni
Editor    : Septi Artiana
Sumber : Klikbabel.com